Cegah Terorisme, Forum Intelijen Keimigrasian ASEAN Gelar Pertemuan di Bali

Cegah Terorisme, Forum Intelijen Keimigrasian ASEAN Gelar Pertemuan di Bali

Idham Kholid - detikNews
Selasa, 20 Sep 2016 18:02 WIB
Cegah Terorisme, Forum Intelijen Keimigrasian ASEAN Gelar Pertemuan di Bali
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Anggota Forum Intelijen Keimigrasian ASEAN hari ini menggelar pertemuan bertajuk The 12th ASEAN Immigration Intelligent Forum (AIIF) di Bali. Forum ini merupakan bagian dari Pertemuan Direktur Jenderal Imigrasi se-ASEAN yang akan dibuka besok oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

Dalam siaran pers yang diterima detikcom, Selasa (20/9/2016), ada beberapa hal yang mencuat dalam pembicaraan antar anggota dalam forum. Di antaranya ialah tindakan pencegahan terhadap kejahatan terorisme di wilayah Asia Tenggara.

"Lalu pencegahan atas kejahatan dalam bidang keimigrasian seperti pemalsuan dokumen, pelanggaran izin tinggal, hingga perdagangan dan penyelundupan manusia, keamanan perbatasan dan tempat pemeriksaan imigrasi," ujar Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM, Ronny F Sompie dalam keterangannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan pertemuan tersebut menghasilkan beberapa poin, di antaranya kontak poin atau nomor telepon dari Kepala TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) utama ditambahkan ke dalam kontak poin 24/7 AIIF. Lalu membentuk forum khusus bagi kepala-kepala TPI utama ASEAN untuk saling bertukar pandangan dan informasi secara langsung dalam menghadapi isu terkait di masing-masing TPI.

"Terkait dengan pergerakan atau lalu lintas Foreign Terrorist Fighter (FTF) atau pergerakan teroris asing, perlu kesediaan negara anggota untuk sukarela mengkoordinir data dan menyebarluaskan data ke negara lain," kata Ronny.

Menteri Yasonna dijadwalkan membuka secara resmi ini pada Rabu (21/9). Pertemuan sendiri akan berlangsung selama 2 hingga Kamis (22/9).

Hingga hari ini dilaporkan delegasi Negara-negara anggota DGICM yang telah hadir yaitu Kamboja, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Sekretariat ASEAN, dan Indonesia. Delegasi Myanmar dikabarkan tidak menghadiri forum ini sedangkan Delegasi Australia tiba di Bali esok hari. (rni/tor)


Berita Terkait