"Ini diawali dengan penyelidikan, kemudian kita undercover dan kita bisa menemukan gudang tempat penyimpanan kosmetik ilegal tanpa izin. Ada 7 gudang di lantai 3 Pasar Pagi," ujar Kepala BPOM Jakarta, Dewi Prawitasari, saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (20/9/2016).
Dewi mengatakan kosmetik-kosmetik yang disita itu mengandung bahan tak ramah tubuh manusia. Selain itu, ada juga kosmetik yang meniru merek aslinya dengan harga lebih murah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto/Ist |
"Kalau kosmetik ilegal begini kita sering temukan adanya kandungan bahan berbahaya, itu khususnya pewarna yang tergolong berbahaya. Pewarna ini untuk kertas, tekstil untuk tinta. Pewarna berbahaya ini itu dicampurkan ke kosmetik perona mata, pipi, sabun mandi dan lain-lain," ucapnya.
Dia mengatakan, harga-harga kosmetik ilegal ini jauh lebih murah dibanding di toko resmi. Dewi mengimbau supaya warga lebih waspada dalam mengonsumsi kosmetik-kosmetik yang dijual di pasaran.
"90 Persen (yang dijual di Pasar Pagi ilegal). Harganya jauh lebih murah karena misalnya harga lipstik itu Rp 50 ribu jadi Rp 5 ribu, jauh bedanya," ujar Dewi.
Foto/Ist |
(rvk/tor)











































Foto/Ist
Foto/Ist