"Nanti pukul 20.00 WIB sekjen diperintahkan untuk mengumumkan, ini bukan hanya 1 Pilkada saja, tetapi 100 Pilkada lainnya," ungkap Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga di Kantor DPP PDIP, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2016).
Sejak sore tadi DPP PDIP menggelar rapat pleno terakhir terkait pilkada serentak di rumah ketum Megawati Soekarnoputri. Bakal calon Gubernur Petahana DKI Basuki T Purnama (Ahok) diundang dalam rapat tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PDIP memang hampir dipastikan memilih skenario pertama yaitu mengusung Ahok dan Djarot Saiful Hidayat untuk Pilgub DKI. Total ada 101 pilkada yang akan dilangsungkan serentak pada 2017 mendatang. Pendaftaran calon dibuka mulai Rabu (21/9) hingga Jumat (23/9).
"Dari yang berkembang, masih skenario pertama, tentu akan kita bahas secara khusus di rapat pleno, tentunya di rapat pleno ini sangat dinamis. Tapi tidak akan keluar dari ke-3 skenario," sebut Eriko.
Skenario kedua PDIP terkait Pilgub DKI adalah menduetkan kader internal dengan hasil fit and proper tesr dan menggandeng parpol lain. Sementara itu skenario terakhir adalah mengusung duet kader sendiri.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto terlihat sudah merapat ke rumah Megawati. Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat yang kemungkinan besar akan dipasangkan oleh Ahok juga terlebih dahulu sudah ke Teuku Umar.
Sebelumnya Wasekjen PDIP Ahmad Basarah mengatakan pencalonan PDIP di 101 daerah termasuk yang berkoalisi dengan parpol lain sudah final dibahas. Rapat pleno di rumah Mega untuk melaporkan hasil tersebut.
(ear/miq)











































