Bagi politisi PDIP Maruarar Sirait sejak awal, dia hakul yakin Mega bakal memilih pasangan petahana tersebut, meski sejumlah nama sempat beredar. Ada banyak alasan yang membuat Mega menentukan putusan itu.
"Keyakinan saya, Ibu Mega memilih berdasarkan pertimbangan dan pemikiran yang matang. Demi bangsa dan negara dan terutama untuk warga Jakarta," kata pria yang akrab disapa Ara ini, Jakarta, Senin (19/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kembali ke Ahok-Djarot, internal partai juga memilih pasangan itu merujuk banyak hal. Salah satunya aspek parameter ideologi. Termasuk bagaimana pembangunan wajah Jakarta ke depannya di bawah kepemimpinan duet Ahok-Djarot.
Tapi buat Ara, Ahok secara pribadi bukanlah tanpa kritik. Ada banyak hal yang harus terus diperbaiki Ahok, terutama soal kesantunan dalam berkomunikasi. Termasuk juga masalah penyerapan anggaran.
"Supaya dia bisa lebih mudah memenangkan pilkada, dan saya lihat dia sudah ada perubahan, terutama dalam berkomunikasi," tandasnya.
DPP PDIP malam nanti akan menjawab seluruh teka-teki di Pilgub DKI. Di markasnya, PDIP akan menjelaskan siapa yang bakal dia unggulkan.
(mok/Hbb)










































