Hakim Binsar Tanya Psikolog Soal Gerakan Mencurigakan Jessica di Kafe Olivier

Sidang Kasus Pembunuhan Mirna

Hakim Binsar Tanya Psikolog Soal Gerakan Mencurigakan Jessica di Kafe Olivier

Rina Atriana - detikNews
Senin, 19 Sep 2016 13:05 WIB
Hakim Binsar Tanya Psikolog Soal Gerakan Mencurigakan Jessica di Kafe Olivier
Hakim Binsar Gultom (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Ahli Psikologi dari pihak Jessica, Dewi Taviana Walida Haroen ditanya soal gerakan mencurikan yang dilakukan Jessica selama berada di Kafe Olivier. Pertanyaan itu diajukan oleh Hakim Binsar Gultom di ruang sidang.

Binsar mengatakan saat berada di Kafe Olivier, dalam CCTV Jessica terlihat datang lebih awal. Jessica juga sempat berkeliling kafe. Saat duduk di meja 54, Jessica juga menggeser-geser posisi duduk dan menutupi kopi dengan paperbag.

"Terdakwa datang lebih awal. Duduknya terdakwa bergeser-geser ke pinggir lalu tengah-tengah. Sudah dapatkah dipastikan telah ada rencana terdakwa sesuai teori dugaan berencana memasukan sianida di kopi mirna?" tanya Binsar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dewi lalu menjawab. "Balik lagi informasinya belum full. Jadi kita sebagai ahli dikumpulkan semuanya (hasil pemeriksaan). Kita teliti lagi dan dibuat kesimpulan. Kita harus lihat komprehensif dari berbagai sudut,".

Jawaban Dewi itu masih belum memuaskan Binsar. Binsar mengatakan berdasarkan teori yang disebutkan Dewi, pembunuhan berencana itu biasanya ada tindakan survei lokasi. Dalam kasus ini Jessica datang ke lokasi lebih awal.

"Terdakwa datang lebih awal, beberapa jam sebelumnya. Apakah itu masuk dalam rencana?" tanya Binsar. Dewi tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut karena dia masih butuh data yang lebih lengkap untuk menganalisis.

Binsar lalu meminta panitera untuk mencatat keterangan soal ketidaktahuan ahli dalam menjawab masalah ini.

"Panitera pengganti tolong dicatat, ahli tidak bisa menjawab," perintah Binsar.

Selain soal gerakan, Binsar juga bertanya soal kemungkinan dari mana Jessica mendapatkan sianida. Binsar mengaitkan pekerjaan Jessica saat masih di Australia. Jessica bekerja di New South Wales NSW Ambulance.

"Adakah kemungkinan sianida diperoleh Jessica dari sana?" tanya Binsar.

Saat mendapat pertanyaan itu, Dewi sempat menoleh ke arah duduk Jessica dan tim pengacarannya. Tindakan ini langsung mendapat teguran dari hakim.

"Jangan lihat ke sana, (lihat) ke sini (arah hakim)," tegur Binsar.

"Saya tidak punya informasi yang mulia. Saya sebagai ahli. Saya tidak berwenang menyelidiki dari mana dan mana," kata Dewi. (slh/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads