'Dijemput' KARISMA di Rumah Dinas dan Balai Kota, Risma: Ini Cobaan bagi Saya

Panasnya PIlgub DKI

'Dijemput' KARISMA di Rumah Dinas dan Balai Kota, Risma: Ini Cobaan bagi Saya

Zaenal Effendi - detikNews
Senin, 19 Sep 2016 12:01 WIB
Dijemput KARISMA di Rumah Dinas dan Balai Kota, Risma: Ini Cobaan bagi Saya
Foto: Zainal Effendi/detikcom
Surabaya - Risma, sapaan akrab Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, sudah berkali-kali menolak secara halus untuk maju Pilgub DKI. Namun dorongan ke arah sana dari pihak luar tetap ada. Dua hari terakhir, Risma 'dijemput' puluhan orang yang mengatasnamakan KARISMA (Kami Mau Risma ke Jakarta).

40 Orang dari KARISMA datang ke rumah dinas Risma, Minggu (18/9/2016) sore. Nah, hari ini, Senin (19/9/2016), mereka ke Balai Kota Surabaya dan. Apa respons Risma?

Risma mengungkapkan bahwa keinginan KARISMA untuk mengajukan dirinya ke Pilkada DKI adalah cobaan. "Ini cobaan bagi saya, kepercayaan panjenengan (Anda) pada saya, ini cobaan untuk saya. Betul bapak ibu sekalian," tegas Risma di depan puluhan anggota KARISMA di ruang sidang Balai Kota Surabaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau Tuhan yang menurunkan semua pasti akan selesai," tambahnya.

Foto: Zainal Effendi/detikcomFoto: Zainal Effendi/detikcom

Kepada para 'penjemput' Risma menambahkan, "Siapa yang tidak ingin jabatan bapak ibu yang tawarkan? Sekali lagi saya terima kasih, saya tidak ingin kecewakan bapak ibu, tapi saya harus perangi nafsu dan ambisi lagi."

"Saya ingin sampaikan, sekali lagi mungkin ada yang tidak percaya dengan keyakinan saya. Tapi saya harus utarakan ini. Karena saya tidak berani meminta jabatan, bagi saya pantangan. Jangankan minta, doa itu lho saya tidak berani," kata Risma.

Risma menjelaskan, maju ke Pilgub DKI bukan sekadar soal kalau atau menang. "Tapi mampukah saya memenuhi keinginan seluruh warga Jakarta. Sebagai manusia saya punya keterbatasan. Tuhan yang mampu melihat dan membantu menyelesaikan masalah-masalah saya," ujar Risma.

(ze/trw)


Berita Terkait