Gempa Nias
Gunung Sitoli Porak Poranda
Rabu, 30 Mar 2005 14:40 WIB
Gunung Sitoli - Gempa 8,2 Skala Richter (SR) memang membuat ibukota Kabupaten Nias, Gunung Sitoli, porak poranda. Bangunan dan gedung-gedung di jalan-jalan utama di kota itu roboh. Pemandangan itu masih tampak pada hari ini, Rabu (30/3/2005). Pemantauan detikcom di Jl. Karet, hampir semua gedung, termasuk kantor-kantor pemerintah luluh lantak. Gedung-gedung bertingkat juga tampak roboh. Hal yang sama juga tampak di Jl. Mawar. Aktivitas masyarakat Gunung Sitoli juga tampak sepi. Jalan-jalan di kota itu hanya dilalui oleh mobil-mobil aparat dan ambulans. Ada juga mobil warga, namun mobil itu juga digunakan untuk melakukan evakuasi korban. Sejumlah warga yang rumahnya selamat dari goncangan gempa, juga tampak berada di luar rumah. Mereka berkumpul di halaman sambil mendirikan. Mereka tidak berani masuk ke dalam rumah. Bahkan, warga juga turut serta membawa peralatan masak di halaman. Mereka juga tampak memasak di halaman itu. Listrik masih padam di kota ini. Begitu juga saluran telekomunikasi Telkom masih lumpuh. Kegiatan ekonomi juga relatif tidak tampak, karena toko-toko yang ada di kota ini juga hancur terkena gempa. Aktivitas warga yang tampak, hanya melakukan evakuasi di reruntuhan bangunan. Sampai saat ini, diperkirakan masih banyak korban yang berada di reruntuhan bangunan, karena sulit dievakuasi. Sementara itu, Wakapolres Nias Kompol A Nainggolan kepada detikcom menyatakan, saat ini sudah berhasil dievakuasi 149 mayat. "Untuk sementara, sudah berhasil dievakuasi 149 mayat. Sampai sekarang evakuasi tetap berlangsung," jelasnya.
(asy/)











































