Kota Makkah Normal, Layanan Katering dan Bus Shalawat Kembali Berjalan

Laporan dari Arab Saudi

Kota Makkah Normal, Layanan Katering dan Bus Shalawat Kembali Berjalan

Rachmadin Ismail - detikNews
Minggu, 18 Sep 2016 18:40 WIB
Kota Makkah Normal, Layanan Katering dan Bus Shalawat Kembali Berjalan
Bus shalawat melayani jemaah haji Indonesia (Foto: Rachmadin Ismail/detikcom)
Makkah - Suasana kota Makkah sejak Sabtu (17/9) kembali normal. Layanan katering dan distribusinya kembali berjalan seperti sebelum puncak haji, bus shalawat yang mengantar jemaah ke Masjidil Haram pun kembali beroperasi.

Bus shalawat sudah mulai beroperasi sejak Jumat (16/9) lalu sekitar pukul 12.00 Waktu Saudi. Para jemaah langsung menyambutnya dengan antusias. Di jam-jam salat fardlu, terlihat para jemaah memadati bus tersebut untuk beribadah.

Sementara layanan katering pun demikian. Setelah sempat dihentikan menjelang proses Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) dari tanggal 7 – 16 September 2016, layanan katering di Makkah kembali berjalan mulai Sabtu (17/9) kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami informasikan bahwa pelayanan katering sudah dimulai hari ini. Para Kasektor agar mengingat kembali pengawas katering sektor (untuk melakukan tugas kepengawasannya)," demikian informasi viral melalui whatsapp yang disampaikan oleh Kasi Katering Daker Makkah Evy Nuryana Rifai.

Menurutnya, sebanyak 258 kloter kembali menerima layanan katering dua kali makan di Makkah Al- Mukarramah. Makan siang didistribusikan dari jam 08.30 – 11.00 waktu Arab Saudi (WAS), sedang makan malam mulai didistribusikan pada 16.30 – 21.00 WAS.

"Sebelum subuh, teman-teman pengawas katering sudah melakukan tugas pengecekan dapur untuk persiapan makan siang. Setelah itu, mereka melakukan pengecekan kualitas makanan, kesesuaian menu, porsi (gramasi), dan cita rasa," jelas Evy.

Dalam operasional kerjanya, pengawas katering Makkah dibagi menjadi dua tim. Tim Satu mengecek kesiapan dapur, sedang Tim Dua memonitor distribusi di lapangan. Setap tim terdiri dari 4 – 5 orang pengawas katering yang direkrut dari tenaga professional dari Sekolah Tinggi Pariwisata (SPT) Bandung.

Proses pengecekan dapur dilakukan setiap hari secara bergantian. Namun demikian, sehari sebelum operasional, seluruh tim pengawas katering turun ke 23 dapur perusahaan yang melayani katering jemaah haji Indonesia di Makkah untuk mengecek kesiapan pelayanan.

Untuk hari ini, lanjut Evy, dapur yang dicek adalah Husam Muali, Hud Hud, Bin Marta, Mawarid, dan Al Jozor. "Saat ini, tim pengawas katering sedang mengecek distribusi makanan ke sektor-sektor dan wawancara dengan jemaah atas pelayanan katering Makkah," tambahnya.

Pantauan di lapangan, menurut Evy, distribusi katering di hari pertama pasca Armina ini berjalan lancar dan tepat waktu. Evy mengaku ada dapur yang pengiriman kateringnya agak siang tiba di pemondokan jemaah, namun itu masih dalam batas waktu distribusi, yaitu sebelum jam 11.00 WAS. (mad/slh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads