Kasrin biasanya mangkal di dekat Masjid Jami Lasem, namun sebelumnya sekitar pukul 06.00 sampai pukul 07.00 ia mengantarkan anak-anak SD, kemudian ia melanjutkan pekerjaannya mengangkut barang dan orang di Pasar Lasem.
"Dia antar jemput anak sekolah, kalau pagi antarkan anak-anak sekolah, terus ke pasar, nanti kalau waktunya pulang sekolah dia jemput," kata teman Kasrin sesama tukang becak, Riyanto (53) kepada detikcom, Jumat (16/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Grapyak (ramah) sekali mas. Orangnya baik, kalau rokokan itu ngelinting sendiri sampai segepok," ujar Riyanto.
"Kalau waktunya Salat ya ke Masjid," imbuhnya.
Namun sejak tanggal 21 Agustus lalu, Kasrin sudah tidak terlihat menarik becak lagi. Saat itu terdengar kabar Kasrin hendak naik Haji. Namun setelah berangkat tanggal 23 Agustus, teman-teman pengayuh becak terkejut karena ada cerita mistis dibalik kepergian Kasrin yang dipercaya saat ini sudah berada di Mekah itu.
"Ya dengar soal itu, katanya dia ikut rombongan haji lainnya tanggal 23 Agustus," pungkas Riyanto.
Keluarga Kasrin percaya kini ayah dari tiga anak itu sedang berada di Mekah untuk menunaikan haji meski dengan cara yang tidak masuk akal. Dibalik itu semua muncul sosok Bu Indi yang disebut sebagai orang yang memberangkatkan haji meskipun perempuan itu juga misterius keberadaannya.
"Ya katanya diberangkatkan Bu Indi yang dulu sering diantar sekolah," ujar Riyanto. (alg/trw)











































