Pelaksanaan Haji Lancar, Menag Apresiasi Jemaah, Petugas dan Pihak Saudi

Laporan dari Arab Saudi

Pelaksanaan Haji Lancar, Menag Apresiasi Jemaah, Petugas dan Pihak Saudi

Rachmadin Ismail - detikNews
Sabtu, 17 Sep 2016 16:22 WIB
Pelaksanaan Haji Lancar, Menag Apresiasi Jemaah, Petugas dan Pihak Saudi
Foto: Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin jumpa pers di Jeddah sebelum kembali ke Indonesia (Rachmadin Ismail/detikcom)
Jeddah - Rangkaian ibadah haji tahun 2016 dinilai lancar dan lebih baik dari tahun lalu. Hal ini tak terlepas dari faktor jemaah, petugas, kerjasama yang baik antar-instansi, sampai dukungan dari pihak Arab Saudi.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melaporkan, kegiatan haji tahun ini lancar dan sesuai rencana. Walau masih ada beberapa masalah serta kekurangan, namun secara keseluruhan, tanggapan jemaah terhadap kegiatan tahun ini memenuhi banyak harapan.

"Sejumlah jemaah kita umumnya mereka merasa haji tahun ini berlangsung lancar dan Alhamdulillah memenuhi banyak harapan," ungkap Lukman saat jumpa pers di Jeddah sebelum kembali ke Indonesia, Jumat (16/9/2016). Menag didampingi oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil dan Irjen M Jasin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Data sementara, para jemaah Indonesia saat ini sudah berada di Makkah. Sebagian besar jemaah memilih nafar awal sekitar 64,7 persen dan 37,7 persen jemaah memilih nafar tsani. Ada yang sedang mempersiapkan kepulangan, sebagian lagi akan bergerak ke Madinah.

Foto: Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin jumpa pers di Jeddah sebelum kembali ke Indonesia (Rachmadin Ismail/detikcom)Foto: Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin jumpa pers di Jeddah sebelum kembali ke Indonesia (Rachmadin Ismail/detikcom)

"Bagi gelombang pertama, sekarang mereka sedang bersiap untuk kembali ke Tanah Air yang akan dimulai 17 September," kata Menag Lukman.

"Sementara bagi gelombang kedua, beberapa hari ini mereka masih tinggal di Makkah dan selanjutnya akan bertolak menuju ke Madinah. Pertama pada 22 September dan secara berangsur mereka akan menuju Madinah," sambungnya.

Laporan jemaah wafat pun jauh menurun. Laporan terakhir yang diterimanya saat jumpa pers, ada 128 jemaah haji reguler yang wafat. Sementara di hari yang sama pada tahun lalu, jemaah wafat mencapai 186 orang.

"Ini karena tim kesehatan kita yang di bawah Kemenkes sejak beberapa waktu lalu telah melakuka berbagai langkah prefentif agar tingkat kesehatan jemaah kita bisa lebih dini dipantau sehingga hasilnya seperti yang kita dapat sekarang ini," paparnya.

Secara umum, jemaah Indonesia banyak memberikan apresiasi. Mulai dari proses penerbangan, hotel di Makkah dan Madinah, sampai katering. Walau ada yang mengeluhkan selera dalam urusan katering, namun Menag menegaskan persoalan seleran bukan hal yang mudah, karena ada 155.200 yang harus dipuaskan seleranya.

"Kami di Kemenag mencoba untuk menentukan dari sisi rasa ini yang semoderat mungkin. Katakanlah yang rata-rata bisa diterima oleh semua warga kita. Karenanya, memang tidak bisa memuaskan semua jemaah," terangnya.

Atas semua capaian tersebut, Menag mencatat ada empat faktor yang menjadi pendukungnya. Pertama, para petugas haji yang sudah bekerja secara baik dengan dedikasi tinggi. Bahkan ada yang secara khusus diapresiasi, mereka yang tak berhaji dan fokus untuk melayani jemaah. Kedua, para jemaah yang patuh dan taat dengan segala regulasi yang sudah ditetapkan. Berkat kerjasama dari para jemaah, prosesi ibadah haji pun lancar sesuai dengan yang direncanakan.

Ketiga, para pihak seperti kementerian, lembaga dan institusi lain dari Tanah Air yang ikut mendukung kelancaran ibadah haji. Mulai dari Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, Kemenkum HAM, Kemlu, Kedubes RI, KJRI dan instansi lain. Para pengawas dari DPR, DPD pun tak lupa disebutnya. Termasuk institusi lain yang membantu.

Terakhir, Menag menyampaikan apresiasi pada pihak Saudi yang memberikan kontribusi cukup baik tahun ini. "Tentu kita masih menemukan ada satu dua persoalan yang harus ditingkatkan, tapi secara keseluruhan bantuan mereka sangat berarati dalam mewujudkan kelancaran ini," ungkapnya. (mad/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads