Menristek Serahkan Bantuan ke Fihtri, Mahasiswi Kedokteran Peraih Bidikmisi

Menristek Serahkan Bantuan ke Fihtri, Mahasiswi Kedokteran Peraih Bidikmisi

Bisma Alief - detikNews
Sabtu, 17 Sep 2016 15:12 WIB
Menristek Serahkan Bantuan ke Fihtri, Mahasiswi Kedokteran Peraih Bidikmisi
Menristek Dikti M Nasir di Pontianak, Kalbar, Sabtu 17 September 2016 (Foto: Bisma Alief/detikcom)
Pontianak - Menristekdikti M Nasir memberikan bantuan secara simbolis kepada salah satu peserta Bidikmisi. Mahasiswa tersebut adalah Fithtiyyah, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat.

Nasir yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam, datang sekitar pukul 11.00 WIB. Saat sampai di rumah yang terletak di Gg. M Arief, RT 07/07, Tanjung Raya, Pontianak, Nasir langsung disambut oleh Fithri dan neneknya. Fithri yang mengenakan kerudung biru dan baju hijau tampak senang melihat kedatangan Menristekdikti. Senyum tidak pernah lepas dari bibirnya.

"Selamat datang di gubuk kami Pak Menteri," kata nenek Fithri saat menyambut Nasir di rumahnya, Sabtu (17/9/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Foto: Bisma Alief/detikcomFoto: Bisma Alief/detikcom

"Iya Bu terima kasih," jawab Nasir.

Dari wawancara antara Menristekdikti dan Fihtri, Fithri adalah mahasiswa semester 3 Fakultas Kedokteran bidang studi Pendidikan Dokter di Universitas Tanjungpura, Pontianak. Fithri masuk pada angkatan 2015.

"Anda masuk Kedokteran lewat jalur apa?" tanya Nasir.

Foto: Bisma Alief/detikcomFoto: Bisma Alief/detikcom

"Masuk lewat Bidikmisi SNMPTN Pak. Dari SNMPTN cuma saya sendiri yang masuk," jawab Fihtri.

"Kenapa anda mau ikut Bidikmisi?" tanya Natsir lagi.

"Karena pendidikan dokter biayanya cukup besar. Ikut Bidikmisi supaya bisa membackup untuk melanjutkan pendidikan," jawab Fihtri lagi.

Foto: Bisma Alief/detikcomFoto: Bisma Alief/detikcom

Natsir juga sempat mencandai Fihtri dengan mengatakan bahwa pendidikan dokter lama. Untuk lulus, pendidikan yang ditempuh bisa selama 9,5 tahun. Apalagi Fihtri ingin melanjutkan spesialis anak.

"Jadi kapan nikahnya kalau begitu? Ha ha ha," canda Nasir.

Natsir tidak lama berada di tempat tinggal Fithri. Sekitar 11.15 WIB dirinya kembali melanjutkan agenda ke Universitas Tanjungpura. Di akhir kunjungannya, Nasir memberikan bantuan kepada Fihtri.

"Ini untuk bantu-bantu beli buku dan lainnya ya," pesan Nasir kepada Fithri.

Foto: Bisma Alief/detikcomFoto: Bisma Alief/detikcom
(try/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads