Granat yang Meledak di Lokalisasi Boker Berjenis Ofensif
Rabu, 30 Mar 2005 12:56 WIB
Jakarta - Granat yang meledak di lokalisasi Boker, Jl Raya Bogor Km. 26, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (29/3/2005) pukul 22.15 WIB, berjenis ofensif. Granat yang sering digunakan militer atau polisi untuk latihan ini dilemparkan dari jarak sekitar enam meter."Namun kepastian jenis granat masih menunggu penyelidikan lebih lanjut dari Puslabfor Mabes Polri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Tjiptono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta, Rabu (30/3/2005).Ditambahkan Tjiptono, petugas Polres Metro Jakarta Timur, tim Gegana, Intelkam, dan Reskrimum yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) telah menemukan berbagai bukti dalam kasus ledakan granat yang melukai 11 orang ini.Bukti-bukti tersebut adalah sebuah alat pengumpil granat yang ditemukan di asbes atap rumah warga yang berjarak sekitar enam meter dari TKP, sebuah pir sepanjang 1,5 centimeter, pematok granat, serpihan plastik yang diperkirakan dari pecahan chesing granat, dan kandungan logam yang ditemukan pada korban.Mengenai motif maupun pelaku, Tjiptono menyatakan masih diselidiki. Sampat saat ini sudah 12 orang yang diperiksa sebagai saksi. Sedangkan korban luka-luka yang dirawat kini tinggal sembilan orang dari semula 11 orang.Sementara itu dari saksi Saksi Arifin (35), yang keterangannya dibagikan Humas Polda Metro Jaya sebagai rilis, diungkapkan pada pukul 22.00 ia sedang berdiri menghadap warung Ny. Yuyun, dan melihat sebuah benda jatuh dari atap seng warung.Benda yang kemudian diketahui sebagai granat itu jatuh ke arah warung Yolanda yang dipenuhi sekumpulan orang yang sedang duduk-duduk dan minum. Granat itu kemudian meledak sebelum sampai ke tanah.
(gtp/)











































