Gerakan Pembaruan Tolak Seruan Mega untuk Keluar dari PDIP
Rabu, 30 Mar 2005 12:21 WIB
Kuta -
Utusan dan para penggerak pembaruan PDIP menolak permintaan Megawati Soekarnoputri untuk keluar dari PDIP dan membentuk partai baru. Para pendukung gerakan pembaruan PDIP tetap mengaku sebagai kader PDIP dan tidak akan keluar. "Mereka boleh usir, tetapi gerakan pembaruan PDIP tetap bertahan sebagai kader PDIP. Karena partai ini skami masuk secara sukarela sesuai dengan asas keterbukaan. Kami tetap merasa menjadi anggota dan kader PDIP," kata motor gerakan pembaruan PDIP Sukowaluyo Mintohardjo kepada wartawan di Hotel The Patra, Kuta, Bali, Rabu (30/3/2005). Sebelumnya, Megawati meminta agar Gerakan Pembaharuan PDIP (GP PDIP) untuk membentuk partai baru. Menurut Mega, GP PDIP lebih baik membentuk partai baru daripada membuat kongres atau PDIP tandingan.Lebih lanjut Sukwaluyo mengatakan apa yang dilakukan gerakan pembaruan PDIP sebagai upaya memperbaiki partai. Dan semua upaya tersebut sudah dilakukan dalam kongres ini, namun tidak didengarkan."Akhirnya kami menggugat ke pengadilan. Jelas gugatan itu merupakan siap yang harus dijalankan menghadapi sikap yang arogan dan pelanggaran terhadap asas partai," tambahnya.
(jon/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































