Bandara Nias Masih Belum Bisa Didarati Pesawat Besar

Bandara Nias Masih Belum Bisa Didarati Pesawat Besar

- detikNews
Rabu, 30 Mar 2005 11:10 WIB
Tapanuli Tengah - Kerusakan di bandara Binaka, Gunung Sitoli, Kabupaten Nias masih belum diperbaiki. Akibatnya, pesawat-pesawat berbadan besar belum bisa masuk ke Nias. Bahan bantuan dikirim ke Nias dengan menggunakan helikopter. Informasi yang didapatkan detikcom, sampai Rabu (30/3/2005), keretakan sepanjang 38 meter di runway masih dibiarkan, belum ada ada perbaikan. Runway di bandara Binaka sendiri sepanjang 1.200 meter. Gara-gara ada keretakan sepanjang 38 meter itu, maka pesawat berbadan agak besar, seperti pesawat Hercules tidak bisa mendarat di bandara itu. Akibatnya, pesawat Hercules TNI AU yang membawa baran bantuan dari Medan harus mendarat di Bandara Ferdinand Lumban Tobing, Kecamatan Pinang Sori, Tapanuli Tengah. Barang-barang bantuan itu akhirnya dibongkar di bandara Ferdinand Lumban Tobing. Untuk mempercepat pengiriman barang bantuan, sejumlah helikopter milik TNI dikerahkan. Sejak pagi hingga pukul 11.00 WIB, setidaknya sudah empat heli yang berangkat ke Nias untuk membawa barang bantuan itu. Dan kini, barang bantuan itu masih banyak yang belum terangkut dan masih disimpan di bandara Ferdinand Lumban Tobing. Barang-barang bantuan itu terbungkus oleh kardus-kardus dan berisikan minuman, bahan makanan, pakaian, obat-obatan, dan lain-lain. Hanya heli-heli inilah yang saat ini bisa mendarat di Bandara Binaka. Diperkirakan, pesawat-pesawat kecil seperti CN 235 bisa mendarat juga. Karena itu, pesawat CN 235 kemungkinan akan dikerahkan ke bandara Binaka. Yang jadi masalah saat ini, di Nias, Avtur sangat langka di Nias. Akibatnya, beberapa helikopter juga harus mengetatkan jadwal penerbangan. Sementara itu, di bandara Ferdinand Lumban Tobing, sejumlah mobil ambulans disiagakan, termasuk petugas medis. Mobil ambulans ini akan mengangkut para korban luka yang dibawa dari Nias untuk dirawat di Sibolga. Sejumlah polisi dan tentara juga dikerahkan di bandara. Mereka diperbantukan mengangkut bantuan-bantuan logistik dari pesawat untuk kemudian dipindahkan ke heli untuk segera diangkut ke Nias. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini