DetikNews
Kamis 15 September 2016, 14:33 WIB

Jokowi Saksikan Latihan Tempur TNI AL di Situbondo

Ghazali Dasuqi - detikNews
Jokowi Saksikan Latihan Tempur TNI AL di Situbondo Presiden Jokowi menyaksikan latihan tempur di Situbondo, Jawa Timur, Kamis 15 September 2016 (Foto: Ghazali Dasuqi/detikcom)
Situbondo - Presiden RI Joko Widodo meninjau latihan tempur TNI AL di Situbondo, Jawa Timur. Selain operasi pendaratan amfibi (Opsfib) oleh Pasukan Pendarat (Pasrat) Marinir di Pantai Banongan, Jokowi juga menyaksikan jalannya aksi penembakan rudal dan roket, serta demo TNI AL menguasai wilayah 'musuh' di Puslatpur Baluran, Karangtekok, Situbondo. Latihan tempur dengan sandi Armada Jaya XXXIV/2016 ini melibatkan lebih dari 7.000 personel TNI AL.

"Sudah kita lihat tahapan-tahapan menguasai wilayah melalui pertempuran di laut dan di darat oleh Marinir. Latihan seperti ini akan rutin dilakukan," kata Jokowi di Titik Tinjau (T-12) Puslatpur Marinir Baluran, Kamis (15/9/2016)

Presiden Jokowi menyaksikan jalannya operasi pendaratan amfibi dari menara tinjau, di tepi pantai Banongan, Kecamatan Asembagus. Terdapat puluhan tank amfibi yang diluncurkan dari sekitar 39 Kapal Perang RI untuk melakukan pendaratan. Dibantu tembakan-tembakan rudal dan roket dari KRI, begitu tiba di darat pasukan pendarat Marinir ini langsung melakukan berbagai manuver untuk melumpuhkan kekuatan lawan.

Foto: Ghazali Dasuqi/detikcomFoto: Ghazali Dasuqi/detikcom

Usai menyaksikan jalannya pendaratan pasukan di Pantai Banongan, Jokowi melanjutkan kunjungannya ke Titik Tinjau (T-12) Puslatupur Marinir Baluran Karangtekok, Kecamatan Banyuputih. Di sini, Jokowi menyaksikan aksi pasukan TNI AL menghancurkan dan menguasai wilayah musuh. Selama meninjau latihan tempur Armada Jaya XXXIV/2016, Jokowi didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, KASAL Laksamana TNI Ade Supandi, dan sejumlah petinggi TNI lainnya.

"Latihan seperti ini akan terus dilakukan untuk meng-upgrade dan memperbaiki, disesuaikan dengan senjata-senjata strategis yang kita miliki," ujar Jokowi.

Informasi yang didapatkan detikcom, latihan perang bersandikan Armada Jaya XXXIV/2016 ini sekaligus menguji coba rudal C-705 buatan China. Selain melibatkan lebih dari 7000 personil, sejumlah alutsista TNI AL juga dikerahkan dalam latihan perang tersebut. Di antaranya adalah 39 Kapal Perang RI (KRI) berbagai jenis, mulai dari kapal selap, perusak kawal rudal, kapal cepat rudal, perusak kawal, angkut tank, buru ranjau, kapal tanker, dan kapal bantu tunda.

Foto: Ghazali Dasuqi/detikcomFoto: Ghazali Dasuqi/detikcom

Selain itu, delapan pesawat udara juga ikut dilibatkan. Dalam latihan ini, Marinir dikerahkan dengan persenjataan Howitzer, Roket Multilaras tipe GRAD 70, tank dan kendaraan pendarat amfibi yang tergabung dalam Komando Tugas Laut (Kogasla), Komando Tugas Amfibi (Kogasfib), Komando Tugas Pendaratan Administrasi (Kogasratmin), Komando Tugas Pertahanan Pantai (Kogashantai) dan Pasukan Pendarat (Pasrat).

Terdapat berbagai rangkaian kegiatan latihan yang dilaksanakan dalam latihan tempur Armada Jaya XXXIV/2016 ini. Di antaranya meliputi Proses Perencanaan Militer (Prosrenmil) hingga kesiapan operasi serta keterpaduan komponen SSAT.

Latihan Armada Jaya XXXIV/2016 ini adalah latihan puncak TNI AL dalam rangka meningkatkan kemampuan profesionalisme prajurit matra laut yang juga merupakan uji tindak lanjut dari latihan bertingkat dan berlanjut yang dilakukan oleh unsur-unsur Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT), yaitu, Kapal Perang, Pesawat Udara dan Marinir.

Foto: Ghazali Dasuqi/detikcomFoto: Ghazali Dasuqi/detikcom

(bdh/trw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed