PDIP Pecah, Kongres Tandingan Mulai Digelar di Hotel Patra
Rabu, 30 Mar 2005 10:49 WIB
Kuta - Perpecahan di tubuh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tak terelakkan lagi. Utusan yang kecewa dan mendukung gerakan pembaruan PDIP akhirnya menggelar kongres lanjutan di Hotel The Patra Bali di Tuban, Kuta, Bali.Kongres tandingan ini diikuti oleh 134 utusan dari berbagai DPC dan DPD. Diantaranya dari DPC PDIP Aceh Utara, Lampung, Gowa, Makassar, Jakarta Selatan, Pare-pare, Malang, Situbondo, dan beberapa DPC di Papua, Sumatera Barat, Sulawesi Barat dan Sultra.Saat ini kongres tandingan baru akan dimulai. Puluhan utusan PDIP sudah tampak hadir dan beberapa tokoh gerakan pembaruan PDIP juga sudah tampak. Motor gerakan pembaruan PDIP Sukowaluyo mengatakan agenda kongres melanjutkan kongres yang sudah berlangsung sejak kemarin. Menurut Sukowaluyo, agenda hari ini merumuskan amanat para utusan yang pro pembaruan. "Nanti tinggal merumuskan dan menjalankan amanat itu. Finalisasi apa yang diamanatkan mereka," kata Sukowaluyo. M Jufri utusan dari Aceh Utara mengatakan bahwa gerakan pembaruan selama kongres PDIP berlangsung sering mendapat intimidasi berupa SMS maupun telepon, agar tidak bergabung ke gerakan pembaruan. "Intimidasi terus saja, tapi kami sudah bertekad bulat untuk melakukan perubahan internal PDIP," katanya.
(jon/)











































