Selamatkan Anak, Serda Lahagu Tertimpa Bangunan Rumah
Rabu, 30 Mar 2005 10:38 WIB
Tapanuli Tengah - Serda TNI G Lahagu menjadi salah satu korban luka akibat gempa Nias. Dia tertimpa reruntuhan bangunan rumahnya saat akan menyelamatkan anaknya. Anaknya selamat, sementara dia mengalami patah tulang di bagian kaki. Serda Lahagu merupakan anggota Kodim 0213/Nias. Dia bertugas sebagai personel intelijen. Sehari-hari, Lahagu bersama keluarganya tinggal di asrama Kodim yang berada di Jl. Gomo, Gunung Sitoli, Kabupaten Nias. Saat ditemui di bandara Ferdinand Lumban Tobing, Kecamatan Pinang Sori, Tapanuli Tengah, Rabu (30/3/2005) pukul 10.00 WIB, Lahagu masih tampak menahan rasa sakit. Dia merupakan salah satu dari lima korban luka serius yang dilarikan ke Sibolga untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Saat gempa terjadi, sekitar pukul 23.10 WIB, Senin (28/3/2005), sebenarnya Lahagu sudah berada di luar rumah. Tapi, karena dia mengetahui anak sulungnya, Dion (5 tahun) masih berada di dalam rumah, maka dia pun menerabas masuk ke dalam rumahnya. Diselamatkanlah anaknya itu. Anaknya itu berhasil lari ke luar rumah. Tapi, nahas bagi Lahagu. Saat keluar rumah setelah memastikan tidak ada anggota keluarganya yang berada di dalam rumah, tiba-tiba bangunan rumahnya ambruk. Dia tertimpa reruntuhan bangunan. Akibatnya, Lahagu mengalami patah tulang di bangian engkel kaki kanan. Dia juga mengalami luka di bagian tangan kiri dan kanan. Di bagian kepalanya juga terdapat luka serius. Menurut Lahagu, banyak anggota Kodim dan keluarganya yang tinggal di asrama yang menderita luka. "Tapi, saya tidak tahu persis jumlahnya berapa," ungkapnya. Bahkan, kata dia, akibat gempa, seorang anggota Kodim bernama Serka Mendrova meninggal dunia.
(asy/)











































