Diperiksa Kasus Senpi Aa Gatot, Sutradara 'Azrax' Bicara Proyek Film Gagal Total

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 14 Sep 2016 13:33 WIB
Sutradara film Azrax, Dedi Setiadi memberi keterangan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (14/9/2016). Foto: Mei Amelia/detikcom
Jakarta - Sutradara film Azrax, Dedi Setiadi diperiksa polisi soal kepemilikan senjata api ilegal Aa Gatot Brajamusti. Di luar kasus ini, Dedi mengungkapkan kekecewaannya selama bekerjasama dengan Gatot Brajamusti dalam menggarap proyek film.

"Sangat amat (menyesal kerjasama dengan Aa Gatot). Pengalaman yang tidak perlu diingat malah harus cepat dilupakan," kata Dedi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (14/9/2106).

Dedi mengaku kecewa lantaran Aa Gatot Brajamusti tidak disiplin selama syuting film yang dimulai sejak 11 November 2011 pukul 11.00 WIB. Kekecewaannya salah satunya lantaran Gatot tidak pernah disiplin saat menjalani syuting film tersebut.

"Saya hubungan profesional saja antara sutradara dengan pemain, Gatot itu susah disiplin. Baru satu shot sudah capek," kata dia.

Ia mengakui, hasil akhir film itu pun tidak bagus. "Kan itu film busuk. Kan namanya proses kreatif itu perlu kenyamanan, ketenangan. Kalau inspirasi itu diawali dengan pemain yang enggak disiplin gimana mau filmnya bagus," ungkapnya.

"Filmnya hasilnya gagal, filmnya gagal dan saya gagal, gagal total," sambungnya.

Sementara itu Dedi mengaku kenal dengan Aa Gatot Brajamusti sejak 2004 silam. Saat itu, Gatot Brajamusti terlibat dalam pembuatan film 'Jendela Rumah Kita' yang berperan antagonis.

"Zaman dulu saya kenal dia karena dia orang teater 'Merah Putih',kalau tidak salah waktu itu kita bikin Jendela Rumah Kita. Waktu itu dia jadi penjahat yang godain Dessy Ratnasari," paparnya.

Setelah lama berlalu, Dedi baru tahu Gatot menjadi seorang spiritual. Sampai kemudian dia bertemu kembali dengan Gatot saat penggarapan film 'Azrax'.

"Tiba-tiba ada di TV jadi tokoh spiritual, gimana ceritanya, sudah pakai sorban. Setelah itu ketemu pas film Azrax lagi. Habis itu tidak pernah lagi, tapi waktu saya ke Sukabumi ada film festival ketemu dia lagu cuma say hello saja," pungkasnya.

Dedi saat ini masih diperiksa di Mapolda Metro Jaya soal kepemilikan senjata api Aa Gatot Brajamusti. Dedi menyempatkan diri keluar untuk melaksanakan salat zuhur di Masjid Al-Kautsar, Markas Polda Metro Jaya.

(mei/fdn)