Anak 14 Tahun Jadi Korban Dugaan Perkosaan Aa Gatot Brajamusti

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Rabu, 14 Sep 2016 12:20 WIB
Foto: Mei Amelia/detikcom
Jakarta - Anak-anak mengaku menjadi korban Aa Gatot Brajamusti. Ditemani pengacara Elza Syarief mereka mengadu ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Menurut Ketua KPAI Asrorun Niam, Rabu (14/9/2016) pengaduan dilakukan pada Selasa (13/9) sore. Ada seorang perempuan yang bercerita mengenai dugaan pencabulan yang dilakukan Gatot.

"Rata-rata usia mereka 14-16 tahun. Itu rentang 2007 sampai terakhir kemarin," jelas Niam.

Anak-anak perempuan ini dicabuli setelah sebelumnya dicekoki minuman Aspat yang mengandung sabu. Kemudian terjadi dugaan pencabulan yang berulang-ulang, baik di padepokan Sukabumi atau di tempat lainnya.

"Anak-anak ini diiming-imingi jadi backing vokal," tutur Niam.

Anak-anak ini juga dicekoki dengan doktrin-doktrin urusan jin, malaikat, dan lainnya.

"Jadi kami terima laporannya dan akan berkoordinasi dengan kepolisian," tutup dia. (tfq/dra)