Seperti pagi ini, Rabu (14/9/2016), aktivitas di Bukit Duri masih berjalan normal. Warga tetap berdagang dan bekerja seperti biasa.
Banyak diantara mereka yang khawatir kalau pindah ke Rusun Rawa Bebek akan memutus mata pencaharian mereka sebagai pedagang makanan, pedagang sayur, dan lainnya. Rawa Bebek dinilai terlalu jauh.
![]() |
Sempat terjadi insiden ketegangan saat seorang Ketua RT, Mulyadi terlibat adu mulut dengan warga bernama Yuli. Warga itu sudah mengambil jatah rusun di Rawa Bebek dan hendak membongkar rumahnya di bantaran sungai.
Kawasan itu memang akan dibangun sodetan, warga yang tidak memiliki sertifikat dipindahkan ke Rawa Bebek. Penasihat hukum warga, Romo Sandyawan dari Ciliwung Institute kemudian menenangkan warga.
"Kami menolak pindah," tegas Supardi seorang warga.
(dra/dra)












































