Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan ini di sela-sela mabit di Mina, Selasa (12/9/2016), malam. Bersama jajaran Amirul Haj, Menag Lukman sempat melontar jumrah sekitar pukul 17.00 Waktu Saudi lalu langsung berjalan kaki ke Posko Urusan Haji Indonesia untuk mabit sampai tengah malam.
"Alhamdulillah ini termasuk lancar. Ini hari pertama jemaah haji Indonesia menuju Jamarat untuk melontar jumrah aqabah dan sejauh yang saya lihat nampaknya ini lancar karena arusnya berjalan sebagaimana kondisi normal," kata Menag Lukman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menag Lukman bertemu dengan jemaah haji di Mina (Foto: Dokumen Media Center) |
"Kita berharap hari kedua dan ketiga juga seperti ini sehingga seluruh proses lontar jumrah selama jemaah berada di Mina ini berlangsung sebagaimana harapan," tambahnya.
Para jemaah yang melakukan nafar awal akan berada di Mina hingga tanggal 14 September besok, sementara yang melaksanakan nafar tsani sampai 15 September. Setelah itu jemaah akan melakukna tawaf ifadhah. Khusus jemaah Indonesia yang pulang ke Tanah Air di kloter awal, maka wajib melakukan nafar awal karena mepetnya waktu. Mereka akan terbang sekitar tanggal 17 September.
Menag Lukman berharap prosesi haji tahun ini berjalan lancar tanpa insiden seperti tahun lalu. Hal yang sama juga sudah terlihat saat momen wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah.
"Di Arafah juga Alhamdulillah lancar. Ada sedikit kendala tapi sesaat, misal ada sejumlah tenda yang padam lampu hanya beberapa saat dan bisa langsng diatasi kembali," ucapnya.
"Termasuk juga perjalanan dari Arafah menuju Muzdalifah, Alhamdulillah laporan yang saya terima semua berjalan sebagaimana harapan," sambungnya.
Menag Lukman tinjau Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Mina (Foto: Media Center Haji) |












































Menag Lukman bertemu dengan jemaah haji di Mina (Foto: Dokumen Media Center)
Menag Lukman tinjau Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Mina (Foto: Media Center Haji)