Hal ini terungkap dalam adegan prarekonstruksi di Hotel Asri, Ciputat, Jaksel pada Selasa (13/9/2016). Di situ, tersangka John bersama 4 tersangka lainnya yakni Supriynto, sopir ExxonMobil; Ria Haryanto alis Hans, Samadi alias Aminudin dan Sukimin kembali mematangkan perencanaan perampokan.
Di situ, tersangka John sudah membawa peralatan untuk melakukan perampokan, termasuk 2 senjata api yang salah satunya diserahkan kepada tersangka Aminudin. Saat mengeluarkan senjata api, John juga sempat mengancam tersangka Supriyanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wah bos saya enggak tahu yang asli apa palsu," timpal Supriyanto saat itu.
John kemudian memperlihatkan magasen pistolnya yang sudah terisi peluru untuk meyakinkan Supriyanto. Namun percakapan itu disangkal John. Tetapi, 3 pelaku lainnya mengakui mendengar John mengucapkan ancaman itu.
"Saya dengarnya jangan macam-macam," ujar tersangka Aminudin yang diikuti tersangka Ria Haryanto alis Hans dan Sukimin.
Rekonstruksi perampokan Pondok Indah/ Ist |
Sementara Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, di hotel tersebut, para tersangka mematangkan kembali perencanaan perampokan di rumah korban.
"Tersangka John awalnya kan mengaku di hotel ini berempat, tetapi dari keterangan saksi room boy dan tersangka lainnya, dia berlima di sini dan sempat pesan makanan," ujar Hendy.
Rekonstruksi perampokan Pondok Indah/ Ist |











































Rekonstruksi perampokan Pondok Indah/ Ist
Rekonstruksi perampokan Pondok Indah/ Ist