Para personel polisi melengkapi dirinya dengan tameng dan bambu pemukul. Mereka bersiaga di sudut-sudut pasar, Selasa (13/9/2016). Sebagian dari mereka ada pula yang menenteng senjata laras panjang.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pasar Kebon Bawang, Tanjung Priok, Selasa (13/9/2016). Foto: Danu Damarjati-detikcom |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pasar Kebon Bawang, Tanjung Priok, Selasa (13/9/2016). Foto: Danu Damarjati-detikcom |
Suasana pasar ramai orang, berjejalan, ditambah para wartawan yang terus berusaha mengambil gambar dengan memanjat apa saja yang memungkinkan supaya posisi mereka lebih tinggi. Hawa udara dalam pasar dengan atap setinggi 10 meter ini menjadi gerah.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pasar Kebon Bawang, Tanjung Priok, Selasa (13/9/2016). Foto: Danu Damarjati-detikcom |
Di luar, tak nampak adanya aksi demonstrasi yang dilakukan. Sebelumnya, saat Ahok meresmikan Pasar Kampung Duri, Tambora, pada Jumat (9/9) lalu, ada demonstrasi tolak Ahok yang dilakukan sekelompok orang tak jauh dari Pasar. Saat itu, para personel polisi juga berjaga-jaga.
(dnu/fdn)












































Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pasar Kebon Bawang, Tanjung Priok, Selasa (13/9/2016). Foto: Danu Damarjati-detikcom
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pasar Kebon Bawang, Tanjung Priok, Selasa (13/9/2016). Foto: Danu Damarjati-detikcom
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pasar Kebon Bawang, Tanjung Priok, Selasa (13/9/2016). Foto: Danu Damarjati-detikcom