Lokasi pemotongan antara lain di Cipinang Jakarta Timur, Kantor PP Muhammadiyah dan di Kantor MPR RI.
"Kita harus bersukacita merayakan Idul Adha untuk menyembelih seekor sapi dan kambing, sementara dulu Nabi Ibrahim hampir mengurbankan anaknya, Ismail," ungkap Zulkifli Hasan dalam siaran pers MPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Ketua MPR Zulkifli Hasan berkurban sapi di Idul Adha (istimewa) |
"Kurban mengandung nilai nilai tauhid dan kesalehan sosial. Bahwa pada rezeki kita ada hak untuk saudara-saudara yang kurang beruntung," ungkap Zul.
Untuk itu, Zul berharap Idul Adha menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas kita sebagai bangsa.
"Inilah momentum untuk memperkuat persatuan, saling berbagi dan solidaritas sesama anak bangsa," katanya.
Pulang kampung ke Lampung
Momentum Idul Adha juga digunakan Ketua Umum PAN ini untuk pulang kampung ke Lampung Selatan. Zul ikut menyumbang 6 ekor sapi di Desa Tanjungsari, Karanganyar, Canting dan Desa Pisang.
Pemotongan sapi dilaksanakan serentak hari ini, Senin (12/9). Zulkifli Hasan hadir untuk langsung mendistribusikan daging sapi kepada warga didampingi Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan.
Menurut Ketua MPR ini, semangat utama dalam berkurban adalah tauhid dan berbagi.
"Semangat tauhid adalah ikhlas berkorban menjalankan perintah Allah. Kita lebih mudah karena memotong sapi dan kambing, dulu Nabi Ibrahim hampir kurbankan anaknya," ungkap Zul.
Kurban menurut Ketua MPR ini, juga menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial sesama anak bangsa.
"Idul Adha seharusnya menyadarkan kita pentingnya kesalehan sosial. Bahwa dalam rezeki yang kita miliki ada hak saudara-saudara yang kurang beruntung," tutup Zul. (hri/hri)












































Foto: Ketua MPR Zulkifli Hasan berkurban sapi di Idul Adha (istimewa)