SBY Satukan Perusahaan Asuransi BUMN Ketenagakerjaan
Rabu, 30 Mar 2005 01:47 WIB
Jakarta - Presiden SBY berjanji akan menyatukan perusahaan-perusahaan asuransi milik pemerintah (BUMN) yang mengurusi ketenagakerjaan. Perusahaan asuransi itu nantinya tidak akan beorientasi profit, tapi berpihak kepada pekerja.Janji itu disampaikan SBY saat menerima perwakilan Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI), di Istana Merdeka, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (29/3/2005) malam."Pak SBY yang didampingi Menaker Fahmi Idris mengatakan akan menjadikan perusahaan-perusahaan asuransi sebagai wali amanah bagi kepentingan para pekerja," kata Ketua PPMI Syahganda Nainggolan, kepada detikcom per telepon, usai pertemuan.Dalam kesempatan itu, kepada SBY Syahganda menyampaikan rencana Mukernas PPMI yang akan berlangsung di Lampung 1-3 April 2005. Masalah ketenagakerjaan merupakan salah satu poin yang akan dibahas dalam Mukernas."Kita minta pak SBY membuat dua jenis Jaminan Sosial kepada para pekerja secara keseluruhan. Tidak hanya bagi pekerja tetap tapi juga bagi pekerja outsourcing atau yang informal dan kontrak," kata Syahganda.Selain itu, PPMI juga mengungkapkan antara lain kenaikan BBM yang berakibat naiknya biaya hidup buruh 20-30 persen. Masalah korupsi juga diminta untuk segera diselesaikan."Pak SBY berjanji akan merubah kebijakan ekonomi agar lebih berpihak pada rakyat. SBY juga akan mengembangkan pembangunan di pedesaan secepat mungkin," ungkapnya.
(fab/)











































