"Saya sendiri menjadi mudah kerjanya dan cepat karena seluruh kader PKS yang sampai koordinator RT (KORTE) bekerja sangat keras," kata Mardani saat berbincang, Senin (12/9/2016).
Mardani memang telah dideklarasikan PKS menjadi kandidat cawagub pendamping Sandiaga, pada Kamis (8/9) kemarin. Menurutnya, perlombaan dengan Saefullah bertujuan baik, yakni mempernaiki Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, politik punya sifat dasar: dinamis. Entah apakah nanti Mardani menjadi cawagub untuk Sandiaga atau tidak, itu tergantung situasi dan kondisi ke depan.
"Jadi prinsipnya semua sekarang bekerja. Keputusan ada di tangan pimpinan partai," tandas Mardani.
Sebelumnya, Sandiaga sendiri menganalogikan Mardani dan Saefullah sedang 'balapan' di lintasan politik pra-Pilgub DKI 2017. Saefullah punya keunggulan, yakni punya posisi start terdepan alias meraih pole position.
"Dr Mardani sekarang berlari kencang sekali, karena startnya paling belakang," kata Sandiaga masih beranalogi.
(dnu/tor)











































