Penetapan Calon Bupati PDIP di OKU Timur Diprotes

Penetapan Calon Bupati PDIP di OKU Timur Diprotes

- detikNews
Rabu, 30 Mar 2005 00:06 WIB
Palembang - Penetapan bakal calon bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Sumatera Selatan, Amri Iskandar dan pasangannya Sugiyanto oleh DPP PDIP dipertanyakan. Sebab keputusan terhadap kedua nama tersebut dinilai bertentangan dengan aspirasi arus bawah. Pasangan Amri Iskandar dan Sugiyanto resmi ditetapkan sebagai balonbup dalam Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten OKU Timur melalui SK DPP PDIP Nomor A-988/IN/DPP/III/2005, yang ditanda-tangani Gunawan Wirosarojo dan Sekjen DPP PDIP Sutjipto.Keputusan itu mengundang protes keras seorang balonbup Rusli Brori Mansjur, yang selama ini dikenal telah membesarkan partai moncong putih tersebut di daerah OKU Timur tersebut. "Saya ini dizalimi dan dianiaya oleh oknum-oknum tertentu, sehingga nama saya tidak diputuskan. Saya ini menempati rangking pertama dalam Konpercabsus OKU Timur dengan didukung 7 PAC dari 10 PAC yang ada," kata Rusli kepada pers di Palembang, Selasa (29/3/2005).Diungkapkannya, dalam konperensi cabang khusus (konpercabsus) PDIP Kabupaten OKU Timur yang diikuti 10 Pengurus Anak Cabang (PAC), pasangan Rusli dan M. Tamzil mendapat dukungan 7 PAC.Sedangkan pasangan balonbup Amri dan Sugiyanto yang kini telah ditetapkan sebagai balonbup OKU Timur hanya didukung 2 PAC serta pasangan Fikri dan Oyong hanya 1 PAC. "Saya itu kan dianiaya. Masa saya mendapat dukungan mayoritas, toh tidak pernah diajak komunikasi masalah penetapan balonbup, tiba-tiba saya mendapat informasi pasangan Amri Iskandar yang diusung," katanya"Jadi apa yang terjadi di tubuh PDIP yang katanya memegang demokrasi dan mekanisme partai, ini yang membuat saya merasa dizalimi," lanjuy pria kelahiran Martapura, OKU Timur, ini. Namun dia tidak berniat untuk memperkarakan masalah ini secara hukum. Dia menerima keputusan SK DPP PDIP tersebut, cuma yang dia tidak tahan meladeni respon masyarakat 7 PAC dan pendukung lainnya. "Saya melihat keputusan itu tergesa-gesa karena bersamaan dengan Kongres PDIP di Bali, sehingga ada kesan dipaksakan," kata Rusli.Sementara Sekretaris DPD PDIP Sumsel Kuwatno kepada detikcom mengatakan penetapan SK DPP PDIP tersebut sudah seusai dengan mekanisme partai. "Saya justru tidak pernah mendengar nama Rusli dan Tamzil, tapi pasangan Amri Iskandar memang didukung dari bawah," kata Kuwatno.Menurut dia, balonbup PDIP berdasarkan tiga kreteria yakni pasangan yang selama ini dikenal pernah dekat PDIP, mendukung perjuangan partai dan yang paling penting mendapat dukungan masyarakat luas. (fab/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads