"Obat palsu nanti ya, besok akan dirilis," kata Ari di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (12/9/2016).
"Nanti pak Kapolri sendiri bersama Menteri (kesehatan) yang akan merilis," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan sudah diungkap kan. Pelaku sudah ditangani dan sudah di Bareskrim semuanya.
Sudah diekspos oleh bareskrim," tutur Syafruddin.
Diberitakan sebelumnya, bareskrim Polri sudah memeriksa sekitar 15 tersangka dalam kasus obat ilegal yang digerebek di wilayah Tangerang, Banten, pekan lalu.
"Masih dikejar pelakunya, kan pelakunya melarikan diri," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/9/2016).
"Kita masih fokus pada pengejaran tersangka, sementara yang tanggung jawab satu (orang)" sambungnya.
Ada 5 gudang produksi dan distribusi obat ilegal yang digerebek di komplek Pergudangan Surya Balaraja, Jalan Raya Serang, Banten, Jumat (2/9/2016) lalu. Yaitu Blok E-19, F-36, H-16, H-24, dan 1-19. (kst/tor)










































