"Kedua anak tersebut adalah anak angkat pelapor. Keduanya sudah mengetahui bahwa dirinya anak angkat," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus via pesan singkat, Senin (12/9/2016).
Sejak Kamis (8/9) lalu, Salwa dan Salma tak kembali ke rumah. Terakhir diketahui pihak pelapor, sambung Yusri, kedua bocah tersebut berangkat ke sekolah diantar Rainy. Sekolah itu berlokasi di Jalan Guru Mucktar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siang itu, sekitar pukul 10.00 WIB, pelapor selaku orang tua angkat Salwa dan Salma panik karena keduanya tak kunjung pulang.
"Pelapor curiga karena terlapor (Rainy) yang biasanya bertugas mengantar dua anak pelapor ke sekolah itu tidak kembali ke rumah," kata Yusri.
Pelapor bergegas mengecek langsung ke sekolah. Ternyata pihak sekolah menyebut jika Salwa dan Salma pada Kamis (8/9) itu tidak bersekolah.
Setelah 1 x 24 jam kedua bocah tetap tidak ditemukan atau hilang, Afip melaporkan kejadian ini kepada Polres Bogor Kota, Jumat sore (9/9) lalu. Surat laporan polisi itu bernomor: LP/1033/B/IX/2016/SPKT RESBOGORKOTA.
"Pelapor melaporkan telah terjadi dugaan penculikan yang diduga dilakukan oleh asisten rumah tangga terhadap dua anak tersebut," kata Yusri.
Polres Bogor Kota terus menyelidiki motif kasus dugaan tindak pidana membawa lari anak atau penculikan ini. Hingga kini, Yusri menambahkan, Salwa dan Salma belum diketahui keberadaannya.
"Keberadaan korban masih kami selidiki. Selain itu, kami melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang melihat saat kedua anak tersebut diantar oleh terlapor," kata Yusri. (bbn/dhn)










































