Hingga pukul 10.50 WIB, Senin (12/9/2016), sapi bergerak mondar-mandir di tengah lapangan. Panitia kurban tetap menunggu sapi kelelahan agar mudah menangkapnya.
"Bukan kabur dari ikatan, saat mau dibawa hidup-hidup ke Jaktim. Tapi karena kekurangan personel mengangkat ke mobil operasional, sapi terlepas karena berat badannya," ujar panitia kurban, AKBP Ali di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sapi lepas di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Senin (12/9/2016). Foto: Andhika Prasetia-detikcom |
Di Mabes Polri, total ada 26 hewan kurban yang terdiri dari 20 ekor sapi dan 6 ekor kambing. Pemotongan dilakukan sekitar pukul 08.00 WIB dengan pemotongan simbolis sapi kurban dari Kapolri dan Wakapolri.
Sedangkan sisa sapi dibagikan ke asrama polisi, yayasan dan pesantren di Jabodetabek. "Sapi didistribusikan dalam bentuk hidup. Kalau sapi yang dipotong secara simbolis dari Kapolri dan Wakapolri diperuntukan bagi anggota piket di Mabes Polri," sambung Ali.
Sapi lepas di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Senin (12/9/2016). Foto: Andhika Prasetia-detikcom |
Para petinggi Polri menyumbangkan hewan kurban di antaranya Kapolri Jenderal Tito Karnavian (2 ekor sapi), Wakapolri Komjen Syarifuddin (1 ekor sapi), Kepala BIN Budi Gunawan (1 ekor sapi), Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto (1 ekor sapi) termasuk 2 ekor sapi dari Kakorlantas Polri Irjen Agung Budi Maryoto. (fdn/tor)











































Sapi lepas di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Senin (12/9/2016). Foto: Andhika Prasetia-detikcom
Sapi lepas di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Senin (12/9/2016). Foto: Andhika Prasetia-detikcom