Di alun-alun juga terdengar gema takbir nan syahdu. Sejumlah SKPD dan tokoh agama Kota Pangkalpinang berlomba-lomba mengumandangkan takbir dengan suara-suara merdu dari pendopo alun-alun. Mereka mengumandangkan takbir secara bergantian.
Gema takbir di Pangkalpinang (Nur Khafifah/detikcom) |
Sementara di sisi tengah alun-alun tampak banyak anak-anak kecil yang bermain-main. Ada yang menyewa mobil-mobilan, bermain balon, atau sekedar berkejar-kejaran bersama temannya.
Anak-anak muda juga tampak memenuhi sekitar alun-alun dan Tamansari Wilhelmina Park. Mereka duduk-duduk di tepi lapangan dan bercengkerama bersama teman-temannya. Ada juga yang tenggelam bersama gadgetnya di bawah Taman Digital di Wilhelmina Park.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti kita evaluasi mengapa sepi. Apa kita harus kembali ke jalan seperti dulu, takbir keliling atau seperti apa," kata Subekti di Alun-alun Taman Merdeka, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Minggu (11/9/2016).
Menurut Subekti, saat masih diadakan takbir keliling, suasana kemeriahan menjelang Hari Raya Idul Adha tak kalah meriah dengan Idul Fitri. Gema takbir tak hanya terdengar dari masjid-masjid, namun juga di jalanan. Akan tetapi, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, dalam 5 tahun terakhir ini takbir keliling ditiadakan.
"Ya kita tetap berupaya membesarkan takbir walaupun partisipasi umat berkurang," katanya.
Pukul 21.00 WIB, gema takbir di Alun-alun Taman Merdeka diakhiri. Namun alunan takbir di masjid-masjid masih terdengar bersahut-sahutan. Sementara suasana di Alun-alun Taman Merdeka masih ramai. Lokasi ini juga akan dijadikan tempat untuk salat Idul Adha esok hari.
(khf/jor)












































Gema takbir di Pangkalpinang (Nur Khafifah/detikcom)