"Kalau Yusril menyebut seperti yang di atas (membentuk poros baru), maka sepanjang cawagubnya hasil musyawarah, terbuka kemungkinan PPP ikut mengusung," kata Sekjen PPP Arsul Sani saat dihubungi, Minggu (11/9/2016).
Baca Juga: Bikin Poros Baru Tantang Ahok, Yusril: SBY-Amien Rais Turun Tangan
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika pasangan calon hanya ditentukan oleh 2 partai pengusung saja dan pasangan calonnya adalah internal kedua partai tersebut, maka partai-partai lain yang tidak diajak bicara tentu mempertimbangkan untuk mengusung altefnatif pasangan calon lainnya," ungkap anggota Komisi III DPR ini.
Arsul menegaskan bahwa PPP juga punya suara yang signifikan di DKI yaitu 10 kursi di DPRD DKI. Oleh sebab itu, PPP mau didengar dalam mengambil keputusan.
"PPP tidak mau kalau hanya diminta jadi pengusung pasangan calon yang sebelumnya tidak dimusyawarahkan," ujar Arsul.
Baca Juga: PKB Usul Yusril Sebagai Cagub Alternatif, Bagaimana Tanggapan Parpol Lain?
Yusril menyatakan optimismenya akan diusung 3 parpol di hadapan para mahasiswa yang memberikan dukungan kepadanya di Gang F Raya RT 06/05, Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (10/9) sore. Dia menyemangati pendukungnya dengan menyatakan keyakinan dapat mengalahkan Ahok.
Mantan Menteri Kehakiman itu lalu bicara soal peluang dirinya maju Pilgub DKI. Dia menyadari banyak yang mempertanyakan soal partai yang akan mengusungnya, Yusril pun menjawab.
"Terus ada yang menanyakan, ini Yusril ada perahunya nggak? Insya Allah ada. Demokrat, PPP, PKB," kata Yusril. (imk/mpr)











































