Desak Pengungkapan Kasus Munir, AFAD Demo Kedubes RI Manila

Desak Pengungkapan Kasus Munir, AFAD Demo Kedubes RI Manila

- detikNews
Selasa, 29 Mar 2005 19:13 WIB
Jakarta - Sekitar 40 orang aktivis HAM yang tergabung dalam Asian Federation against Involuntary Disappearances (AFAD) atau Federasi Organisasi Keluarga Orang Hilang Asia, menggelar aksi di depan Kedubes RI di Manila. Mereka mendesak pemerintah Indonesia serius mengungkap kasus pembunuhan Munir.Demikian isi siaran pers dari Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (Ikohi), yang diterima detikcom, Selasa (29/3/2005). Ikohi bersama Kontras adalah anggota AFAD.Aksi dimulai pukul 09.00 WIB hari ini. Para demonstran merupakan perwakilan dari berbagai LSM HAM dan kelompok agama di Filipina. Sedangkan AFAD juga berbasis di Manila."Mereka menganggap Munir sebagai aktifis HAM Indonesia yang paling berani dan konsisten. Mereka juga meminta supaya pemerintah SBY mendorong agar bisa mengungkap latar belakang atau motif dan meminta pertanggungjawaban otak (masterminds) pembunuhan," kata Ketua Ikohi Mugiyanto.Aksi ini sengaja dilakukan saat Makarim Wibisono yang menjabat sebagai Ketua Komisi Tinggi HAM PBB, tengah memimpin sidang di Jenewa. Mereka berharap pemerintah Indonesia lebih mendengar tuntutan mereka. Namun para peserta aksi kecewa, karena tidak satupun staf kedutaan yang datang menemui mereka. Menurut mereka, hal ini menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia belum menunjukkan keseriusannya mengungkap kasus Munir.Rencananya, aksi juga dilakukan di Colombo, Srilanka oleh Organization of Parents and Family Members of Disappeared (OPFMD), namun karena mereka terkena dampak gempa yang berpusat di Indonesia, mereka hanya menyampaikan petisi ke Kedutaan Besar Indonesia di Colombo dengan isi yang sama. (fab/)


Berita Terkait