"Oh tidak ada masalah. Karena seperti yang disampaikan oleh Kadiv Humas itu benar. Bahwa di dalam struktur itu," ungkap Tito usai Pelantikan Wakapolri di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (10/9/2016).
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli sebelumnya mengatakan bahwa adanya dua jenderal di jajaran Korps Bhayangkara itu tak akan berpengaruh. Di struktural Polri, hanya Tito yang berpangkat jenderal sebab Budi Gunawan berada di luar struktural Polri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Kapolda Metro Jaya itu pun memastikan pucuk komando Polri tetap berada di tangannya. Hanya saja menurut Tito, kerja sama dan komunikasi dengan Budi Gunawan yang bertugas di luar Polri tetap akan terjalin dengan baik.
"Kewenangan penanganan Komando Polri ada di tangan Kapolri. Sedangkan Pak BG dia penanggung jawab kewenangan komando untuk di badan intelijen negara," tutur dia.
"Di luar struktur istilahnya. Tapi kita tetap menjaga komunikasi," imbuh Tito.
Kenaikan pangkat Budi Gunawan tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 67/POLRI/Tahun 2016 terhitung mulai kemarin, Jumat (9/9). Jenderal Budi Gunawan mengaku bersyukur atas kenaikan pangkat ini.
"Pertama-tama Alhamdulillah hari ini saya sudah secara resmi menjadi Kepala BIN sekaligus dinaikkan pangkat menjadi jenderal polisi bintang 4," ucap Budi usai dilantik Presiden Jokowi sebagai Kepala BIN di Istana Negara, Jumat (9/9). (elz/dhn)










































