"Tidak kaya, tapi cukup lah. Dia bukan orang miskin jadi tidak mungkin merampok," ujar Bambang Sunaryo, salah satu pengacara AJS kepada detikcom, Jumat (9/9/2016).
Di samping itu, AJS juga merupakan orang yang berpendidikan sehingga menurut Bambang, sangat tidak mungkin kliennya melakukan perampokan. Bahkan saat ini kliennya tengah menempuh pendidikan pascasarjana di sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, lanjut Bambang, istrinya juga seorang perawat yang berpenghasilan cukup. AJS juga punya usaha lain setelah tak lagi bekerja sebagai sekuriti di PT ExxonMobil sejak Juli 2016 lalu.
"Dia jual-beli mobil juga, jual antarteman saja. Punya mobil Fortuner dan istrinya juga pakai mobil satu lagi tapi saya tidak tahu mobil apa," tandasnya. (mei/rna)










































