Sopir PT ExxonMobil Berperan 'Menggambar' Rumah Korban Perampokan di PI

Sopir PT ExxonMobil Berperan 'Menggambar' Rumah Korban Perampokan di PI

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 09 Sep 2016 21:02 WIB
Sopir PT ExxonMobil Berperan Menggambar Rumah Korban Perampokan di PI
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - S, seorang sopir yang bekerja di PT ExxonMobil terlibat dalam perampokan di rumah Asep Sulaiman pada 3 September 2016 lalu. Sebagai orang yang pernah menjadi sopir mantan petinggi di PT ExxonMobil itu, S berperan menggambar target sasaran.

"Jadi S ini perannya menggambar atau membuat denah rumah Pak Asep," terang Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (9/9/2016).

Hendy menerangkan, dalang perampokan, AJS (38) mengajak S karena S lebih banyak tahu soal kondisi di dalam rumah korban. Sebab, S pernah menjadi sopir Asep ketika masih bekerja di PT ExxonMobil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"S ini bekerja 12 tahun sebegai sopir di PT ExxonMobil dan dia selama sekitar 8 tahun sampai 2014 itu menjadi sopir korban. Sehingga S ini cukup banyak tahu bagaimana situasi dan kondisi di rumah korban," paparnya. Asep sendiri pensiun dari PT ExxonMobil per Mei 2016 lalu.

Sebelum eksekusi, AJS mengajak S melakukan perampokan itu satu bulan yang lalu, tetapi sempat menolaknya. S baru menyatakan ikut serta dalam perampokan itu satu minggu sebelum eksekusi.

"Kemudian, Jumat 2 September, S ditelepon oleh John (AJS), kemudian diajak ketemu di TS Kodar Karawaci. S juga ikut kumpul di hotel di Ciputat saat perencanaan," sambungnya.

Dengan melibatkan S, lanjut Hendy, sangat memudahkan bagi AJS untuk melancarkan perampokan tersebut. Tetapi, saat eksekusi, S tidak ikut masuk ke dalam rumah korban.

"Saat AJS dan SA masuk, S menunggu di luar rumah untuk mengawasi apabila ada sekuriti," lanjut dia.

S saat ini masih diperiksa intensif di Mapolda Metro Jaya setelah menyerahkan diri pada pukul 14.30 WIB tadi. Dengan ditangkapnya S, lengkap sudah total 5 pelaku tertangkap. (mei/rna)


Berita Terkait