ADVERTISEMENT

Bantah Perampokan di PI, Pengacara: Ada Komitmen Antara AJS dengan Istri Korban

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 09 Sep 2016 18:45 WIB
Foto: Polisi saat jumpa pers perampokan Pondok Indah/ Amel detikcom
Jakarta - AJS (38) mulai membuka tabir di balik peristiwa yang diduga perampokan di rumah Asep Sulaiman, mantan Vice President PT ExxonMobil, di Pondok Indah, Jaksel. Menurut AJS, kedatangannya ke situ -dengan perlengkapan seperti untuk merampok-untuk menyelesaikan permasalahan yang sudah jadi komitmen antara AJS dan E, istri Asep.

"(Kedatangan AJS ke TKP) karena AJS dan ibu E ini ada sebuah komitmen. Tetapi saya tidak bisa menyampaikan komitmennya apa karena itu masalah pribadi," ungkap Bambang Sunaryo selaku kuasa hukum AJS kepada detikcom, Jumat (9/9/2016).

Menurut Bambang, AJS dan E memiliki hubungan kedekatan. AJS dan E sendiri sudah saling mengenal sejak dua tahun lalu dalam sebuah acara family gathering PT ExxonMobil di PIK, Jakarta Utara.

"Ada hubungan pekerjaan, dia kenal sama Ibu E ini tahun 2014 waktu family gathering PT ExxonMobil. Tetapi saat itu, ibu E bilang 'kerjakan' setelah bapak pensiun saja," ujarnya.

Bambang menegaskan, kedatangan kliennya ke TKP bukan untuk merampok, tetapi menyelesaikan permasalahan keluarga AS yang kemudian dibuatkan suatu perjanjian antara E dengan AJS, ketika di family gathering tersebut.

"Saya tegaskan ini bukan perampokan, motifnya sangat privasi. Dia datang ke TKP untuk menyelsaikan urusan dengan ibu E, kan yang minta datang itu ibu E," lanjutnya lagi.

Hanya saja, Bambang menolak menjelaskan secara gamblang kesepakatan apa yang dibuat antara AJS dengan E hingga kemudian AJS 'mengeksekusinya' dengan sebuah tindakan yang caranya mirip perampokan itu.

"Kalau saya katakan nanti menyalahi aturan. Tanyakan saja langsung sama Pak AS dan ibu E, ada apa. Klien saya sudah mengatakannya juga ke penyidik," pungkasnya. (mei/rvk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT