Pertemuan antara delegasi parlemen Indonesia yang dipimpin Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang diadakan di Istana Presiden di Baku, Azerbaijan, Jumat (9/9/2016).
Dalam pertemuan ini hadir pula Duta Besar Indonesia untuk Azerbaijan Husnan Bey Fananie serta Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia Tamerlan Garayev.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan itu, dijelaskan Oesman, dirinya menyampaikan salam hangat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Presiden Aliyev. Menurutnya, Presiden Aliyev menyambut baik dan akan berkunjung ke Indonesia.
"Presiden Aliyev juga menyampaikan salam kembali (kepada Presiden Jokowi) dan beliau ingin cepat sekali bertemu antara kedua kepala negara," kata Oesman saat diwawancarai wartawan usai pertemuan.
Dalam kesempatan tersebut Oesman menyampaikan kepada Presiden Aliyev agar Azerbaijan membebaskan visa bagi turis Indonesia yang ingin berkunjung.
"Kita menyampaikan keinginan agar Indonesia dibebaskan dari visa," ucap Oesman.
Menurutnya, Indonesia sendiri telah memberlakukan bebas visa bagi 160 negara, termasuk Azerbaijan. Diharapkan negara di tepi laut Kaspia ini juga memberlakukan hal sama.
(Baca juga: Diplomasi Taktis ala Oesman Sapta Promosikan Pariwisata RI di Azerbaijan)
Lanjut Oesman, Presiden Aliyev sendiri sepakat untuk meningkatkan hubungan pariwisata antar kedua negara.
"Beliau juga mengatakan akan mempersiapkan bagaimana merancang transportasi langsung dari Azerbaijan ke Indonesia dan sebaliknya. Itu yang kita utarakan bersama delegasi Indonesia kepada Presiden," ucap Oesman.
Poin penting lainnya dalam pertemuan itu menurut Oesman, Presiden Aliyev telah menyetujui diadakannya pameran pariwisata Indonesia secara besar-besaran di Azerbaijan. Kegiatan itu akan dilangsungkan November tahun ini.
"Itu usul dari dubes kita di Azerbaijan. Tinggal nanti pelaksanaannya kita serahkan kepada dubes," imbuh Oesman senang. (hri/bag)











































