Muhadjir yang dikonfirmasi soal foto itu memberi penjelasan. Peristiwanya terjadi pada 2 September lalu.
"Itu waktu saya berkunjung ke sekolah anak saya. Anak-anak berebut meminta tanda tangan. Ada anak yang tidak membawa buku, hanya sobekan kertas kecil tapi juga minta ditandatangani. Saya tanda tangani di kupluknya. Dan anaknya senang. Waktu itu suasana penuh canda ria. Saya tidak tahu bagaimana beritanya kok jadi lain," jelas Muhadjir, Jumat (9/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya salut yang mengambil foto, yang tidak menampilkan kerumunan anak-anak yang sedang tertawa ceria, tapi justru wajah saya yang sangar," ungkapnya.
Muhadjir saat itu sedang berkunjung ke SD di Malang. Di sekolah itu, anaknya juga bersekolah. Kunjungan dilakukan terkait program full day school. (nkn/dra)











































