Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Agus Haryono mengatakan pihaknya juga mendirikan posko di Brebes Timur dan melakukan patroli siaga di Brexit. Basarnas sudah berkoordinasi dengan kepolisian, dinas perhubungan, dan pengelola jalan tol setempat.
"Kami mendirikan posko Basarnas dan tim SAR gabungan mulai hari ini. Hal itu untuk antisipasi kemungkinan yang tidak kita harapkan seperti kecelakaan yang memerlukan penanganan evakuasi khusus," kata Agus, Jumat (9/9/2016).
Peristiwa yang membutuhkan penanganan khusus akan ditangani oleh tim yang memiliki kualifikasi VAR tersebut, contohnya ketika ada korban kecelakaan yang posisinya terjepit kendaraan.
Selain itu Basarnas juga menyiagakan helikopter untuk penanganan evakuasi medis yang mengharuskan perjalanan lewat udara. Helikopter jenis Dauphin itu disiapkan di Bandara Ahmad Yani Semarang.
"Basarnas juga menyiagakan satu unit helikopter jenis Dauphin untuk mendukung kelancaran evakuasi SAR bila terjadi musibah seperti kecelakaan lalu lintas dan butuh evakuasi cepat melalui udara," tandasnya.
Agus menegaskan pelayanan dari Basarnas tidak dipungut biaya sama sekali. Jika masyarakat membutuhkan pelayanan SAR ketika berada di Brexit bisa menghubungi nomor emergency 115 atau 024-7629192.
Sebagaimana diketahui, pada libur panjang Idul Fitri tahun ini, Brexit jadi sorotan. KPemudik terlunta-lunta di jalanan. Durasi tempuh gila-gilaan. Misalnya, normalnya 12 jam, bisa jadi 30-40 jam karena kendaraan menumpuk di Brexit dan pantura. (alg/trw)











































