Dalam keterangan pers yang disampaikan KBRI Ankara, Jumat (9/9/2016), SI dibebaskan polisi Turki pada Kamis (8/9) malam. Dia langsung dibawa ke KBRI Ankara.
Pada Jumat pagi usai salat Subuh digelar syukuran menyambut bebasnya SI. Para pelajar yang tinggal di KBRI karena terputus beasiswanya bersama staf KBRI dan Dubes Wardana bersama-sama mengucap syukur dan doa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan tersebut Duta Besar LBBP Indonesia untuk Turki, Wardana menyampaikan akan selalu berusaha untuk memperjuangkan keselamatan warga Indonesia di Turki. Khususnya kelangsungan pendidikan para pelajar Indonesia di Turki.
Pihak KBRI Ankara juga telah berkoordinasi melalui Kementrian Luar Negeri dengan sejumlah kementerian terkait dalam upaya mencari sumber dana pendidikan pengganti bagi pelajar Indonesia yang terputus beasiswanya akibat masalah politik internal Turki. Ada 46 pelajar yang terputus beasiswanya.
Sejak awal diputusnya beasiswa pelajar Indonesia di Turki pihak KBRI Ankara intensif berkomunikasi, berkoordinasi dan mencari solusi bersama-sama dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Riset dan Dikti serta beberapa pihak terkait. Selain itu KBRI Ankara juga menjembatani akses pelajar-pelajar Indonesia yang terputus beasiswanya tersebut dalam pengajuan bantuan dana pendidikan ke berbagai pemerintah daerah di Indonesia. (dra/dra)











































