Pertemuan resmi ini diadakan di gedung parlemen Azerbaijan di Baku, Azerbaijan, Kamis (8/9/2016) siang. Delegasi MPR yang ikut dalam acara ini adalah Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono, Pimpinan Badan Sosialisasi MPR Zainud Tauhid Saadi, Wakil Ketua Kelompok DPD Gede Pasek Suardika, serta anggota Badan Kerja Sama Antarparlemen dari semua fraksi di Senayan.
Delegasi MPR bertemu dengan Parlemen Azerbaijan. Foto: Herianto Batubara/detikcom |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Delegasi MPR bertemu dengan Parlemen Azerbaijan. Foto: Herianto Batubara/detikcom |
"Hubungan Azerbaijan dan Indonesia adalah hubungan persahabatan. Saya senang sekali parlemen Indonesia berada di Azerbaijan. Saya harap kunjungan ini akan memperkuat lagi hubungan antara Azerbaijan dan Indonesia," kata Asadov mengawali sambutannya.
Dipaparkan Asadov, hubungan Azerbaijan dan Indonesia dalam berbagai bidang selama ini terus berkembang. Misalnya saja di bidang perdagangan, tahun 2014 lalu nilai transaksi antardua negara sekitar USD 2 miliar.
Delegasi MPR bertemu dengan Parlemen Azerbaijan. Foto: Herianto Batubara/detikcom |
"Tapi sayang sekali ekonomi di seluruh dunia merosot. Tapi saya harap selanjutnya kita akan bisa mengerahkan segala usaha agar hubungan ekonomi kita lebih kuat lagi," ucapnya.
Asadov mengatakan, untuk mengembangkan hubungan kedua negara, diperlukan pertemuan-pertemuan berkala. Pertemuan terakhir parlemen Indonesia dan Azerbaijan terjadi pada Februari 2014 lalu.
Delegasi MPR bertemu dengan Parlemen Azerbaijan. Foto: Herianto Batubara/detikcom |
Meski Azerbaijan adalah negara yang berkembang cepat, lanjut Osadov, mereka menghadapi berbagai masalah. Karena itu mereka meminta Indonesia konsisten mendukung Azerbaijan dalam menghadapi berbagai persoalan, terutama kedaulatan negara.
Oesman Sapta kemudian bicara merespons Asadov. Dia mengucapkan terima kasih atas keramahan yang diberikan pemerintah Azerbaijan kepada delegasi MPR. Dia yakin hubungan baik antarkedua negara akan terus terjalin ke depan.
![]() |
"Hubungan kita sudah sangat akrab dibandingkan negara-negara lain. Hubungan ekonomi kita dan pariwisata memang perlu kita tingkatkan," ucap Oesman.
"Kami menyampaikan salam hangat dari Presiden RI Joko Widodo. Sebelum ke sini, saya sudah melaporkan akan bertemu dengan parlemen Azerbaijan. Dukungan Indonesia terhadap Azerbaijan tidak perlu disangsikan. Kami akan mensupport Azerbaijan 1.000 persen," sambung Oesman menegaskan.
![]() |












































Delegasi MPR bertemu dengan Parlemen Azerbaijan. Foto: Herianto Batubara/detikcom
Delegasi MPR bertemu dengan Parlemen Azerbaijan. Foto: Herianto Batubara/detikcom
Delegasi MPR bertemu dengan Parlemen Azerbaijan. Foto: Herianto Batubara/detikcom
Delegasi MPR bertemu dengan Parlemen Azerbaijan. Foto: Herianto Batubara/detikcom
