"Itu salah besar. Jangan sampai mempolitisir agama atau mengagamakan politik," ujar Said dalam pelantikan Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia di kantor DPP PDIP, Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (8/9/2016).
Said juga menyampaikan kepada pihak yang memprovokatori menggunakan isu SARA, maka akan maka akan mencoreng agama maupun nilai dari politik itu sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai salah satu contoh, belakangan ini beredar video yang menolak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk maju dalam Pilgub DKI. Video dibuat oleh mahasiswa yang menggunakan almamater Universitas Indonesia dan Universitas Negeri Jakarta dalam kelompok Gema Pembebasan.
Salah satu aktivis dari UNJ, Febi Rizki Rinaldi dalam video mengajak umat Islam untuk tidak memilih Ahok lantaran kafir. Febi pun dituding bermain isu SARA. Namun menurut Febi hal itu tidak termasuk SARA. (nkn/rvk)











































