"Kita belum putuskan. Mudah-mudahan minggu depan ada nama yang menguat," kata Waketum Partai Demokrat Syarief Hasan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/9/2016).
Syarief menuturkan Partai Demokrat masih membaca peta politik di DKI. Munculnya wacana Risma-Djarot pun jadi pertimbangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demokrat mengamati hasil survei Pilgub DKI yang menunjukkan elektabilitas Ahok menurun. Oleh sebab itu, duet Risma-Djarot bisa jadi alternatif yang kuat.
"Saya pikir cukup kuat ya. Risma kan elektabilitasnya nomor dua kalau sendiri. Kalau dipasangkan dengan Djarot, belum ada hasil surveinya," papar Syarief.
"Mudah-mudahan (bisa kalahkan Ahok). Karena Demokrat juga punya pikiran, kita mencari yang bisa mengalahkan Ahok," pungkasnya.
(imk/tor)










































