Wabah Flu Burung Diindikasikan Serang Empat Daerah di Jateng
Selasa, 29 Mar 2005 15:24 WIB
Semarang -
Meski tidak terlalu parah, Jateng juga diserang wabah flu burung (avian influenza). Menurut catatan Dinas Peternakan, empat daerah diindikasikan diserang penyakit unggas yang mematikan ini.Empat daerah itu adalah Boyolali, Tegal, Sragen, dan Karanganyar. Di Boyolali, flu burung membunuh sekitar 80 ribu burung puyuh. Flu burung juga menyerang ribuan itik dan ayam di Tegal, ayam petelur dan ayam kampung di Sragen dan Karanganyar."Berdasar pemeriksaan laboratorium Balai Penyelidikan Penyakit Veteriner Yogyakarta, Boyolali dan Tegal, positif karena flu burung. Untuk kasus di Sragen dan Karanganyar sedang diperiksa," kata Kepala Dinas Peternakan Jawa Tengah Sugiyono Pranata, di kantornya, Jl Taru Budaya, Ungaran, Kab Semarang, Selasa (29/3/2005).Pada tahun lalu, empat daerah itu pernah terjangkiti wabah flu burung. Masuknya wabah flu burung di Tegal ditengarai berasal dari masuknya itik dari kawasan Cirebon. Wabah meluas karena peternak tidak melakukan biosecurity yang ketat.Dijelaskan Sugiyono, semua unggas harus dimusnahkan jika terjangkiti flu burung. Kemudian, kandang dibiarkan kosong minimal satu bulan untuk sterilisasi dengan semprotan disinfektan. Sesudah itu, kandang baru bisa digunakan lagi.Ketika wabah flu burung muncul di Jawa Barat dan Sulawesi Selatan pada awal tahun 2005, Sugiyono mengaku sudah mempersiapkan 23,2 juta dosis vaksin. "Seluruhnya diberikan gratis kepada peternak-peternak kecil. Untuk perusahaan peternak, saya kira masing-masing sudah mengantisipasi," katanya.Sugiyono menyatakan, hingga saat ini pihaknya belum membahas masalah dana kompensasi sebagaimana pernah diberikan pada kasus wabah flu burung tahun 2003/2004 silam untuk peternak yang menderita kematian unggas di atas 5.000 ekor.Menurut data Departemen Pertanian Direktorat Jenderal Bina Produksi Peternakan, pada periode Agustus 2003 - Juli 2004, Jawa Tengah merupakan propinsi terparah mengalami serangan flu burung. Dari 35 kabupaten yang ada 27 diantaranya terjangkiti flu burung. Sebanyak 8.178.493 unggas mati.
(nrl/)










































