Ketum PKPI Hendropriyono Menghadap JK, Minta Nasihat Memimpin Parpol

Ketum PKPI Hendropriyono Menghadap JK, Minta Nasihat Memimpin Parpol

Ferdinan - detikNews
Kamis, 08 Sep 2016 15:46 WIB
Ketum PKPI Hendropriyono Menghadap JK, Minta Nasihat Memimpin Parpol
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Ketua umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Hendropriyono menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla. Hendropriyono mengaku mendapatkan nasihat dari JK mengenai kepemimpinan partai politik (parpol).

"Pak JK memberi banyak masukan ke saya, dan saya terima itu sebagai masukan. Karena saya bilang modal saya hanya kemauan, dan saya tidak punya keahlian karena saya belum pernah aktif di politik, belum pernah aktif berfungsi mengurus partai politik, belum pernah, saya perlu banyak bantuan," ujar Hendropriyono usai bertemu Wapres JK di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (8/9/2016).

Hendropriyono mengatakan, pengalamannya yang minim dalam mengelola parpol membuat dirinya harus intens melakukan komunikasi politik. Hendropriyono ingin PKPI menjadi parpol besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang penting saya ingin mendobrak saja, sesudah itu sudah. Jadi artinya biar terbukalah, supaya partai berkebangsaaan sekali lagi saya katakan besar. Saya memang minta pada partai-partai politik untuk membantu, mungkin kader-kader dari parpol yang potensial, yang bisa diberkan kepada saya untuk membantu partai ini supaya partai ini besar, dan Alhamdulilah sampai saat ini tanggapannya positif, pada mau bantu, mau saya bawa untuk sama sama mendorong lokomitif menarik gerbong," sambungnya.

Hendropriyono mengaku 'prihatin' dengan kondisi PKPI saat ini meski banyak pendirinya yang berasal dari militer. Karena itu dia berharap PKPI dapat berkembang menjadi parpol besar dengan gaya pengelolaan modern.

"Yang saya temukan adalah bahwa terlalu banyak pikiran dan cara-cara kerja tradisional dari orang orang tua, yang gini harus kita gedor supaya kurungan besi ini terbongkar. Lalu biar semua bisa berkarya secara bebas, terutama orang muda yang potensial yang ada di dalam," ujarnya.

"Karena itu saya menghadap ke wakil presiden, saya sampaikan pemikiran ini. Sebetulnya kalau secara pribadi kan tidak mungkin saya punya sesuatu yang bisa dicapai dalam usia yang kayak begini, mungkin bisa tercapai saya sudah tidak ada, tapi paling tidak saya bisa mendobrak apa yang saya katakan tadi, dan supaya bisa ada perubahan, partai ini bukan partai jelek, dia partai ini punya fundamen yang kuat di daerah-daerah," imbuh Hendropriyono. (fdn/van)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini