"Ini masih terus kita dalami dalam artian kemungkinan yang bersangkutan masih amatir, baru sekali melakukan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/9/2016).
Prediksi amatiran ini, menurut Awi, hal ini terlihat dari situasi akhir ketika tersangka kemudian membuat skenario dengan menyuruh korban untuk menyampaikan 'masalah keluarga' di rumah korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tersangka mempersiapkan sejumlah perlengkapan seperti jangkar, senter hingga pistol untuk masuk ke rumah tersebut, namun polisi menilai tersangka AJS Cs bukan pelaku profesional.
"Kita lihat dari fakta kenapa amatiran, kalau dia profesional dia sudah melukai korban dan dia bawa senpi dan bisa meletuskan senpinya," lanjutnya.
Yang ada, tersangka justru menyembunyikan senjata apinya ketika polisi masuk dan menyergapnya.
"Ternyata dia malah tidak berdaya dan sembunyikan pistol di tumpukan baju di lemari korban," pungkasnya. (mei/aan)











































