Menurut Kapolres Banyumas, AKBP Gidion Arief Setyawan, dari keterangan korban, sempat mendapat perlakuan kasar dari para pelaku. Dan dari hasil penyelidikan, salah satu pelaku yang menjadi otak penculikan merupakan residivis yang terlibat dalam kasus pencurian dan kekerasan.
"Dari motifnya, dipastikan ini adalah murni penculikan dengan pemerasan," jelas Gidion dalam jumpa pers di Mapolres Banyumas, Kamis (8/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi dari keterangan korban mereka tidak saling mengenal. Lalu dari pelaku sudah muter nyari mangsa sampai mendapatkan target. kemudian arahnya memang untuk dimintai uang," ujarnya.
Sementara itu, orang tua Sofia, Masruri mengatakan sempat mendapat telepon dari Sofia sekitar pukul 16.21 WIB. Saat itu, Sofia sempat meminta uang sebesar Rp 60 juta karena terjadi kecelakaan.
"Katanya waktu ditelepon, menabrak orang dan meminta uang Rp 60 juta dikirim lewat rekening anak saya," ujarnya.
Saat menerima telepon tersebut, dia sempat curiga karena suara anaknya seperti berada dalam tekanan. Setelah mendapat telepon tersebut, dia kemudian berinisiatif mendatangi kepolisian terdekat.
"Saya kemudian berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Kebetulan saya sedang kerja, dihubungi istri dan kemudian melaporkannya ke ke Polres Cilacap," ujar Masruri.
Pihak kepolisian langsung melakukan pengejaran dan pelacakan. Hingga akhirnya, korban dan pelaku ditemukan di kawasan Pangandaran.
Para pelaku penculikan yang membawa kendaraan korban yakni Honda Brio Merah R 9243 BK langsung berhamburan keluar setelah dihadang oleh petugas kepolisian dari Polsek Kalipucang dibantu tukang ojek.
Salah satu tukang ojek, bernama Yadi sempat menghentikan kendaraan tersebut dari depan dengan motornya. Dan kemudian mobil Honda Brio itu akhirnya berhenti karena melindas sepeda motor milik tukang ojek. Sedang Yadi sendiri selamat karena sudah menyingkir.
Empat pelaku mencoba melarikan diri ke arah Hutan Ciganjeng wilayah Cipari Kabupaten Pangandaran. Akhirnya, salah satu tersangka berhasil ditangkap atas nama Wahyu oleh warga dan anggota Polsek Kalipucang, Kabupaten Pangandaran pada Rabu malam sekitar pukul 22.30 WIB. Korban sendiri ditemukan dalam kondisi sehat secara fisik, karena selama perjalanan diapit oleh empat pelaku yang berada di mobil sedan tersebut. (arb/dra)










































