Rohmat Tidak Terlibat dalam Berbagai Pemboman di Indonesia
Selasa, 29 Mar 2005 14:57 WIB
Jakarta - Rohmat atau Zaki WNI yang tertangkap di Filipina pada 14 Februari 2005 ternyata tidak terlibat dalam semua aksi peledakan yang terjadi di Indonesia. Posisi Rohmat di Jamaah Islamiyah (JI) hanya sebagai anggota.Hal ini disampaikan Kabidpenum Mabes Polri Kombes Pol Zainuri Lubis usai konferensi pers di Aula Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (29/3/2005)."Tidak ada kaitannya Rohmat dengan bom-bom yang meledak di Indonesia. Posisi Rohmat di JI pun hanya sebagai anggota saja," jelasnya.Lebih lanjut Zainuri menjelaskan bahwa 23 WNI yang dianggap telah "lulus" dari camp militer Hudaibiya di Pilipina belum masuk ke Indonesia. Nama-nama 23 orang tersebut pun sampai saat ini belum jelas."Hasil Koordinasi Direktur VI Anti Teror Bom Mabes Polri, NCB dan Deplu belum menyebutkan 23 nama tersebut. 23 nama itu juga sampai saat ini belum jelas keberadaannya, jadi belum positif," ungkap Zainuri.Menurut Zainuri Polri selalu meningkatkan pengamanan di wilayah-wilayah perbatasan. Peningkatan keamanan tidak hanya dilakukan di pelabuhan-pelabuhan resmi."Peningkatan keamanan di pelabuhan rakyat juga sudah kita tingkatkan," demikian Kabidpenum Mabes Polri Zainuri Lubis.
(ism/)











































