Keputusan Yasonna yang meneguhkan kembali status WNI bagi Arcandra terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/9/2016).
"Kami mengambil keputusan meneguhkan kembali status WNI Arcandra tanggal 1 September," kata Yasonna.
Foto: Yasonna di DPR Rabu (7/9) kemarin (Lamhot/detikfoto) |
Menurutnya, pemerintah tidak dapat mencabut status warga negara Indonesia Arcandra karena akan menyebabkan pria kelahiran Padang itu stateless, dan hal tersebut melanggar UU Kewarganegaraan. Selain itu juga tidak diperbolehkan atas aturan Human Right.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah dapat statement itu, kemudian dikonfirmasi oleh surat resmi dari embassy AS tanggal 31 Agustus. Maka tanggal 1 September kami peneguhan kembali Arcandra sebagai WNI," lanjut Yasonna.
Keputusan Yasonna itu menuai polemik di DPR. Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K Harman menyebut Arcandra sebagai pengkhianat karena dinilai tidak jujur soal status kewarganegaraannya saat hendak dilantik jadi menteri.
Sementara anggota komisi VII DPR yang juga Ketua Bidang Energi dan Energi Terbarukan DPP Partai Golkar Eni Saragih, menilai tak ada kesengajaan Arcandra untuk mengkhianati Indonesia. Menurutnya, tak ada masalah jika Arcandra diangkat menjadi menteri lagi.
"Kalau Pak Jokowi merasa Arcandra pas, saya pikir polemik itu akan hilang. Apalagi kalau dia sudah turun dan berbuat untuk bangsa," ujar Eni.
Foto: Luhut Pandjaitan (Lamhot/detikfoto) |
Di waktu yang berdekatan, Plt Menteri ESDM Luhut Pandjaitan memastikan akan ada pelantikan Menteri ESDM dalam waktu dekat, meski tak dirinci waktunya dan siapa menterinya.
"Menurut kamu (layak tidak Arcandra diangkat lagi)? Karena itu bukan domain saya. Jadi saya enggak mau jawab. Tapi dia orang baik, orang pintar," kata Luhut di kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2016).
Soal kemungkinan Arcandra kembali jadi menteri pun menurutnya adalah hak prerogatif Presiden.
"Kamu senang enggak (kalau Arcandra jadi WNI lagi)? Kalau kamu senang, ya saya senang. Ha ha ha," ucap Luhut.
(miq/tor)












































Foto: Yasonna di DPR Rabu (7/9) kemarin (Lamhot/detikfoto)
Foto: Luhut Pandjaitan (Lamhot/detikfoto)